Balikpapan, Busam.ID – Kondisi politik di lingkungan DPRD Kota Balikpapan tampaknya sedang tak nyaman. Empat Fraksi di Wakil Rakyat Kota Minyak itu mengajukan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh.
Mereka menilai, Abdulloh yang menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Balikpapan sejak 2019 lalu arogan dalam menjalankan kepemimpinannya selama ini. Sayangnya tidak diketahui keempat Fraksi dimaksudkan itu apa saja.
Ketua BK (Badan Kehormatan) DPRD Kota Balikpapan Ali Munsir mengatakan pihaknya memang telah menerima surat mosi tidak percaya tersebut.
“Memang benar ada surat masuk, terkait mosi tidak percaya yang dilayangkan 4 fraksi DPRD kota Balikpapan ke BK,” kata Ali Munsir, Rabu (22/2/2023).
Ia menjelaskan, surat tersebut kini tengah diproses, namun untuk materi isi surat tersebut dirinya belum bisa membeberkannya karena BK memiliki ketentuan selama surat mosi tidak percaya tersebut di proses. BK tidak boleh membeberkannya ke Publik, sehingga wajib untuk dirahasiakan.
“Yang jelas surat tersebut sudah masuk, dan tengah di proses dan saat ini BK tengah bekerja melakukan verifikasi,” jelasnya.
Menurutnya, untuk jumlah fraksi yang melayangkan mosi tidak percaya sebenarnya ada lima fraksi. Namun di tengah perjalanan, satu fraksi mencabut dukungan mosi tidak percayanya. Jadi kini tertinggal empat fraksi saja.
Dia menerangkan, setelah surat mosi tidak percaya diverifikasi selanjutnya pihaknya akan memanggil satu-persatu ketua dari empat fraksi tersebut.
Sementara Ketua Fraksi Gabungan Kamaruddin Ibrahim atau yang akrab disapa Acco Kamaruddin mengaku, pihaknya termasuk yang telah menandatangani mosi tidak percaya tersebut. Surat tersebut juga ditembuskan ke Wali Kota Balikpapan dan Gubernur Kalimantan Timur.
“Kalau fraksi saya sendiri sudah saya tembuskan juga ke Wali Kota dan ke Gubernur, serta ke fraksi-fraksi lain tidak hanya BK. Surat ini sudah saya serahkan seminggu yang lalu. Karena Gubernur itu adalah pengawas eksekutif dan ini yang ada di daerah, makanya kita laporkan,” ungkapnya.
Surat tersebut ditambahkannya, pada dasarnya berisi mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Abdulloh sebagai Ketua DPRD Kota Balikpapan.
“Kami di Dewan ini sebenarnya sudah merasakan cukup lama. Intinya surat tersebut berisi tentang mosi tidak percaya yang disampaikan kepada ketua BK bahwa kami sudah tidak percaya lagi dengan ketua dewan ini kalau caranya seperti itu,” ucapnya.
Ia mengungkapkan bahwa mosi tidak percaya ini disampaikan tentunya ukurannya adalah kinerja, bukan pada masalah pribadi.
Dan yang perlu dicatat, yang pertama adalah kinerjanya itu arogan, yang kedua tidak mementingkan kepentingan anggota lebih mementingkan kepentingan partai atau anggotanya saja, mengindahkan apa yang sudah dimusyawarahkan oleh Banmus.
“Banmus itu misalnya kan tugasnya menyepakati hari ini kegiatannya apa, nah oleh ketua, kalau ketua maunya coret ya ganti. Hal itu yang kita tidak bisa terima,” terangnya.
Sedangkan, Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh sudah berusaha dikonfirmasi wartawan terkait adanya mosi tidak percaya dari sejumlah fraksi itu belum bisa dimintai tanggapannya. Baik dikonfirmasi melalui sambungan pesan pendek WhatsApp maupun pesan pendek (SMS), tidak juga memberikan jawaban. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir








