Samarinda, Busam.ID – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Sri Wahyuni membuka secara resmi Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kaltim tahun 2024, yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Rabu (12/3/2023).
Dalam sambutannya, ia mengungkapkan, jika melihat kinerja Pembangunan Daerah tentu rencana kerja pemerintah daerah itu berlandaskan pada kinerja pembangunan yang sebelumnya.
“Kalau kita bandingkan kinerja pemerintahan daerah provinsi Kaltim 2022 dibandingkan 2021, ada peningkatan yang signifikan untuk berbagai komponen. Pertama dari sisi peningkatan kualitas SDM, IPM kita adalah yang tertinggi ketiga secara nasional di bawah DKI dan Yogyakarta dan IPM ini naik dari angka 76,88 pada 2021 menjadi 77,4 di 2022,” ucapnya.
Dijelaskan Sri, Peningkatan tersebut disertai data yang menggembirakan bahwa angka pengangguran turun yang tadinya 6,83 persen menjadi 5,71 persen, dan angka kemiskinan turun dari 6,54 persen menjadi 6,31 persen.
“Sedangkan ketimpangan ekonomi antar kelompok berkurang dari 0,334 menjadi 0,327, tentu ini menjadi sebuah optimisme kita bahwa 2 tahun setelah kita berada dalam situasi pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi Kaltim semakin membaik. Kita ingat beberapa waktu yang lalu dari minus kemudian nol hingga 1,2 persen dan sekarang sudah berada di posisi 4,48 persen,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, yang menjadi catatan bersama yakni pertumbuhan ekonomi Kaltim yang masih berada di bawah regional Kalimantan. Padahal PDRB perkapita Kaltim paling tinggi secara regional Kalimantan. Namun pertumbuhan ekonomi yang besar, ujarnya belum menjadikan Kaltim sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di tingkat regional.
Sementara Kepala Bappeda Kaltim Yusliando menyampaikan, Pra Musrenbang dilaksanakan sebagai proses perencanaan pembangunan daerah dan bagian dari rangkaian awal penyelenggaraan kegiatan Musrenbang SKPD provinsi Kaltim tahun 2024, yang akan dilaksanakan, Senin (17/4/2023) nanti.

“Maksud pelaksanaan acara ini adalah untuk membahas hal-hal yang bersifat teknis berkaitan substansi yang akan disampaikan dan disepakati pada forum Musrenbang nantinya. Pra Musrenbang dilaksanakan selama dua hari, dihadiri lebih kurang 200 peserta, terdiri para asisten, staf ahli gubernur, Bank Indonesia, BPS Kaltim, perangkat daerah Provinsi Kaltim, Seluruh Bappeda, Balitbang kabupaten/kota bersama perwakilan perangkat daerah kabupaten kota, TGUP 3 Kaltim,” pungkasnya. (Adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir








