Tak Tepat Sasaran, Elpiji 3 Kilogram Banyak Dipakai Orang Mampu

BusamID
ilustrasi. (by Pertamina)

Balikpapan, Busam.ID – Penyaluran gas elpiji 3 kilogram (Kg) dinilai masih banyak tidak tepat sasaran. Terbukti masih banyaknya masyarakat yang dinilai mampu secara ekonomi, masih menggunakan gas bersubsidi tersebut.

Hal ini tentunya menuntut kesadaran masyarakat mengenai gas elpiji 3 Kg yang pada dasarnya diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu.

Ketua DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Balikpapan Christofel mengatakan, pasokan gas elpiji 3 kg ini sejatinya masih aman. Bahkan di momentum Ramadan dan Idulfitri, Pertamina telah meningkatkan stok tabung gas 3 kg.

“Hanya saja, tanpa adanya kesadaran masyarakat. Masih banyak masyarakat mampu memiliki tabung gas elpiji 3 kg ini. Aturan sudah ada, namun namanya juga orang mau cari yang murah. Kalau tidak ada kesadaran diri, mau menggunakan metode apapun sulit terlaksana dengan benar,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/4/2023).

Menurutnya, gas elpiji 3 kg itu dikhususkan bagi warga yang kurang mampu. Sehingga jika masyarakat sadar, pasti pasokan di lapangan berjalan dengan baik. Ia juga meminta, masyarakat jika melihat terjadi kenakalan di agen atau pangkalan resmi bisa melaporkan baik ke Hiswana, Pertamina, atau Pemerintah setempat.

“Kami berharap, masyarakat mampu membantu kami dalam perpanjangan tangan pengawasan dilapangan. Apalagi sekarang jamanya media sosial. Diunggah ke medsos saja bisa viral jika ada kecurangan, semisal pangkalan justru menjual ke pengecer silahkan laporkan,” katanya.

Hiswana Balikpapan, terus mengimbau pangkalan resmi untuk mengutamakan warga atau pengguna langsung dan tidak menjual kepada pengecer.

Hingga kini, secara pasokan ditambah karena momentum Ramadan dan Idul Fitri. Pertamina Patra Niaga Kalimantan mencatat peningkatan kebutuhan LPG rumah tangga pada Satgas Rafi 2023 telah diantisipasi dengan meningkatkan stok 4,6 persen dari rata-rata normal harian atau dari konsumsi normal harian 1.708 Metrik Ton (569.333 Tabung) menjadi 1.788 Metrik Ton (596.000 Tabung) untuk wilayah Kalimantan.

Penambahan penyaluran LPG 3 kg telah dilakukan sejak minggu ke-1 bulan April dengan penambahan pasokan harian untuk wilayah Kalimantan sebesar 5,4 persen dari penyaluran sebelumnya 1.410 Metrik Ton (470.000 Tabung) menjadi 1.486 Metrik Ton (495.333 Tabung). Untuk wilayah Kalimantan Timur, penambahan pasokan sebanyak 6,4 persen, dari 373 Metrik Ton (124.333 Tabung) menjadi 397 Metrik Ton (132.333 Tabung).

Peningkatan stok ini, dilakukan karena di momentum Ramadan dan Lebaran konsumsi meningkat. “Jadi stok ditingkatkan jangan disalah gunakan. Demi mengambil untung lebih banyak justru memakai gas 3 kg,” tambahnya.

Pihaknya mengimbau, bagi masyarakat mampu silahkan beralih ke Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg. Jangan justru mengambil jatah masyarakat tidak mampu, mengkonsumsi gas melon.

“Jika diliat sebenarnya stok aman. Kami akan membantu masyarakat mendapatkan elpiji sesuai peruntukannya. Hiswana Migas Balikpapan siap bekerja keras untuk itu. Masyarakat diharapkan tenang jangan termakan isu. Jika lihat ada kecurangan langsung saja laporkan,” pungkasnya. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *