Balikpapan, Busam.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan telah memberikan batas waktu kepada kontraktor pembangunan SMP terpadu agar mencapai target 60 persen pada 6 September 2023 mendatang.
Batasan waktu target pelaksanaan tersebut merupakan hasil keputusan yang diterbitkan dalam rapat SCM 1, pada pertengahan Agustus 2023 lalu.
Namun hingga batas waktu ditetapkan, realisasi pelaksanaan pembangunan proyek pembangunan SMP terpadu hingga saat ini masih mengalami minus 8 persen.
“Terkait dengan pembangunan SMP terpadu, memang ada deviasi yang hari ini masih tercatat minus 8 persen,” kata Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan Prapto Budi, Rabu (30/8/2023).
Ia menjelaskan, untuk mengejar target yang ditetapkan, pihaknya sudah melakukan pertemuan -pertemuan khusus untuk mempercepat realisasinya.
“Nanti, Insya Allah dengan kendala-kendala yang ada, kami sudah cek. Karena material tidak on site, kami semua sudah ready (siap, Red) kemudian manpower harus ditambah,” ucapnya.
Dengan kondisi tersebut, pihaknya masih optimistis target penyelesaian keseluruhan pembangunan SMP terpadu dapat selesai 19 Desember 2023 ini.
Karena salah satu kendala yakni suplai ready mix yang sempat terkendala sudah teratasi.
“Pelaksana sudah siap, sempat terkendala karena ready mix nya antre. Sehingga kami pelaksana ada sub dari BRM yang sudah selesai. Kami optimis selesai, kontrak sampai dengan 19 Desember nanti,” tandasnya. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir








