Kadisdag Luruskan Salah Persepsi Soal Relokasi Pasar Pagi

Busam ID
Marnabas. Ft by Ryan/Busam.id

Samarinda, Busam.ID -Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Marnabas, memberikan klarifikasi mengenai salah persepsi di kalangan pedagang Pasar Pagi terkait relokasi sementara proyek revitalisasi dikerjakan.

“Sebelumnya, ada anggapan bahwa para pedagang menginginkan satu lokasi tunggal yang dapat menampung hampir 2.800 pedagang secara keseluruhan, ini sedikit miss ya,” ungkap Marnabas.

Ia menjelaskan bahwa permintaan para pedagang sebenarnya bukan untuk satu lokasi yang menampung semua pedagang secara bersamaan, melainkan per kelompok berdasarkan jenis dagangan atau per cluster.

“Artinya, mereka ingin pedagang dengan jenis dagangan yang serupa ditempatkan bersama,” kata Marnabas.

“Yang dimaksud per cluster itu, penjual emas ditempatkan di satu lokasi, penjual ikan di lokasi lain, begitun juga dengan penjual sayur di tempat lainnya. Jadi, inti dari keinginan para pedagang itu adalah pengelompokan berdasarkan jenis barang jualannya,” imbuh Marnabas.

Ketika ditanya apakah pihak Dinas Perdagangan Kota Samarinda akan membahas soal relokasi ke lahan Pelindo yaitu Eks Pelabuhan Peti Kemas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang baru-baru ini mengunjungi Pasar Merdeka.

Marnabas mengungkapkan bahwa hal ini sebenarnya merupakan urusan yang dapat diatasi oleh Pemerintah Kota sendiri tanpa perlu melibatkan Presiden.

“Masalah kecil itu, ga perlu sampai Presiden, ya kita yakinkan bahwa soal tersebut dapat diselesaikan oleh pihak Pemkot dengan langkah-langkah yang sesuai,” tutupnya. (Ryan)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *