Luasan TPA Bukit Pinang Terbakar Saat Ini Sekitar 4 Ha

Busam ID
Kondisi terkini titik api terus bermunculan di tumpukan sampah yang disemprot air sejak siang oleh petugas pemadam gabungan. Ft. BPBD Kota Samarinda

Samarinda, Busam.ID –Upaya pemadaman sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalan Suryanata Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu, dihentikan sesaat karena waktu sholat Maghrib. Rencananya upaya pemadaman akan dilanjutkan kembali setelahnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda Suwarso mengatakan, upaya pemadaman cukup sulit dilakukan lantaran kondisi sampah yang berlapis dan lapisan terbawah mengandung gas metana.

“Sulit dipadamkan, selain mengandung gas metana, cuaca panas tinggi serta hembusan angin kencang juga mendannya sangat sulit,” terang Suwarso.

Suwarso menyebut untuk mendatangi titik api cukup sulit karena kuatir terjadinya longsor sehingga harus dilakukan penyemprotan air dari jarak jauh.

“Saat ini terpantau sekitar 4 hektar yang sudah terbakar,” ucapnya.

Suwarso menjelaskan berdasarkan kejadian kebakaran TPA di tahun kemarin, pihaknya menggunakan 2 metode yakni penyemprotan sampai laisan terdalam dan sampah yang ada dicampur dengan tanah sehingga tidak menimbulkan api.

“Sekarang yang ingin dipadamkan dengan cara blending sudah tidak ada lagi tinggal yang sampah yang berada di atas yang terus muncul titik api baru,” terangnya.

Disinggung apakah kebakaran TPA bisa dipadamkan malam (Minggu-24/9/23) ini, Suwarso menjawab tidak bisa memastikan. Hanya saja pihaknya akan terus melakukan pemantauan di lokasi.

“Mudah-mudahan malam ini terjadi hujan, angin tidak terlalu kencang sehingga kebakaran bisa diatasi. Ini kami hanya bisa pastikan akan berusaha semaksimal mungkin” paparnya.

Saat ini personil gabungan dari BPBD Kota Samarinda, BPBD Provinsi Kaltim, Disdamkar, Dinas Lingkungan Hidup dan relawan terus berusaha memadamkan kobaran api.

“Termasuk ambulan PMI yang merapat ke sini untuk mengantisipasi kalau ada petugas yang mengalami sesak nafas agar segera mendapatkan bantuan oksigen dan pertolongan medis lainnya yang diperlukan,” tutupnya. (Zul)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Response (1)

  1. Effect TPA tidak layak yang dipaksakan,system open dumping.Dari sejak tahun 2014 rencana akan dipindahkan tapi kenyataannya, sampai saat ini masih tetap difungsikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *