Samarinda, Busam.ID –Memasuki hari keempat kebakaran sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bukit Pinang Kecamatan Samarinda Ulu Rabu (27/9/2023), titik api kembali bertambah. Padahal sehari sebelumnya, asap sudah mulai menipis.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda Suwarso kepada Busam.ID, ketika berada di lokasi kebakaran sampah.
“Tadi malam pukul 21.00 Wita dilakukan survey terhadap titik api setelah dilakukan penanganan sehari penuh, pantauan kami terjadi pengurangan. Namun sekitar pukul 03.00 Wita ternyata ada muncul api baru di mana sebelumnya sudah bisa kita lokalisir dengan cara memblanding antara sampah dengan air,” terang Suwarso.
Pihaknya bersama Disdamkar dan petugas lainnya termasuk 2 unit excavator langsung bekerja pada titik asap baru yang sebelumnya sudah berhasil dikendalikan.
Suwarso menyebut, pihaknya akan menggunakan drone untuk memantau sisi lereng yang terdapat api, dimana lereng tersebut sulit sekali dijangkau dengan berjalan kaki.
“Lereng tersebut hingga sekarang masih sangat sulit sekali dijangkau dan ada titik api yang masih menyala,” ungkap Suwarso.
Sementara penyebab munculnya titik api kembali di lokasi yang sudah dipadamkan, Suwarso mengatakan ada beberapa faktor sebagai pemicu.
“Yang pertama karena cuaca kemarau ekstrim, ditambah dengan hembusan angin yang kencang serta gunung sampah tersebut memiliki lapisan yang cukup tebal.
“Jadi untuk mengurai gas metan yang ada di bawah ini memang agak sulit, makanya kita mau lakukan blending-blending secara maksimal bahkan dari dari Dinas Lingkungan Hidup Kota menyampaikan harus memiliki planing C yakni dengan memblandingnya dengan tanah,” ujarnya.
Disinggung berapa banyak tanah yang dibutuhkan, Suwarso menyebut berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya berkisar 500 ritase yang digunakan serta ditambah dengan angkutan tanah yang diambil dari sekitaran TPA.
“Tapi sekali lagi bahwa kita harus membuat jalur dulu untuk mobilisasi alat termasuk tanah yang akan kita ambil dari luar,” terangnya.
“Saat ini ada berapa muncul titik baru, setelah kemarin kita lokalisir kurang lebih 45 persen dan saat ini ada penambahan disebelah kanan masuk ada sekitar 100 meter. Padahal kemarin sudah padam ini muncul asap baru lagi,” tutupnya.(Zul)
Editor : A Risa


