Pemkot Larang SPBU Layani Pertalite untuk R2 Bertangki 10 Liter Keatas

Busam ID
Hotmaralitua Manalu. Ft by Dok. Ryan/Busam.ID

Samarinda, Busam.Id – Pemkot Samarinda melarang sepeda motor dengan tangki besar, dari 10 Liter keatas, untuk mengisi Pertalite di SPBU.

Larangan itu sebagai antisipasi menipisnya stok BBM bersubsidi lantaran aktivitas pengetap.

Krisis pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang melanda Kota Samarinda memicu masalah kemacetan yang semakin kompleks.

Tidak saja meresahkan, lamanya antrian BBM bersubsidi juga menimbulkan keluhan pelayanan.

Sejumlah upaya melalui pengaturan di lapangan, telah dilakukan Pemkot melalui OPD-nya Dishub Samarinda. Terkini Pemkot melarang kendaraan R2 Bertangki 10 liter ke atas dilayani SPBU.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Hotmaralitua Manalu, mengumumkan rencana penerapan aturan baru untuk mengatasi situasi ini.

Hotma menginformasikan bahwa Dishub Samarinda akan menggelar rapat pada Kamis (13/12/23), untuk membahas aturan baru yang melibatkan larangan pengisian Pertalite untuk motor roda dua dengan tangki di atas 10 liter atau yang telah mengalami modifikasi tertentu.

“Misalnya yang sering kita temukan itu kan motor thunder, itu nanti akan kita larang tidak boleh isi pertalite di SPBU,” ujarnya.

Namun, untuk motor roda dua dengan tangki 10 liter, Dishub Samarinda berencana membuat stiker khusus.

Pemilik motor dengan tangki 10 liter yang ingin mengisi BBM Pertalite di SPBU harus mendapatkan surat rekomendasi dari Dishub Samarinda untuk memperoleh stiker tersebut.

“Rencana ini kemungkinan akan berjalan bersamaan dengan penerapan aturan ganjil genap yang direncanakan akan dimulai pada tanggal 16 Desember nanti,” tambahnya.

Hotma juga menyampaikan keyakinannya bahwa dengan semakin terbatasnya akses pengetap, pertamini perlahan akan hilang dengan sendirinya.

Pemerintah Kota Samarinda berkomitmen untuk mengeluarkan tiga aturan terkait pengisian pertalite dalam dua minggu terakhir, mencakup pengaturan jam layanan, sistem ganjil genap untuk mobil, juga pembatasan pengisian pertalite untuk motor roda dua dengan tangki di atas 10 liter atau yang telah mengalami modifikasi.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan solusi efektif untuk mengatasi krisis BBM yang sedang dihadapi oleh warga Samarinda. (RYAN)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *