Dampak Inflasi, Bantuan Tunai Disiapkan Bagi Warga tak Mampu

BusamID
Edy Gunawan (by Samsul)

Balikpapan, Busam.ID – Kota Balikpapan menduduki urutan pertama sebagai Kabupaten/Kota dengan indeks inflasi tertinggi se-Kaltim. Sedangkan secara nasional, Balikpapan menduduki urutan ke delapan sebagai Kabupaten/Kota dengan indeks inflasi tertinggi.

Januari 2024 terjadi inflasi year on year (yoy) Kaltim sebesar 2,95 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 105,64. Inflasi tertinggi terjadi di Balikpapan sebesar 3,54 persen dengan IHK sebesar 106,09, dan terendah terjadi di Berau sebesar 2,26 persen dengan IHK sebesar 105,64.
Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berencana memberikan bantuan tunai kepada masyarakat yang kurang mampu, yang ikut terdampak kenaikan inflasi.

“Oleh karena itu dalam upaya untuk mengendalikan dampak inflasi yang terjadi, terutama bagi warga-warga dari keluarga miskin, dalam waktu dekat pemerintah akan mempersiapkan bantuan yang akan diberikan kepada keluarga yang terdampak,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Balikpapan Edy Gunawan, Jumat (2/2/2024).

Ia menjelaskan, pihaknya saat ini tengah melakukan pendataan untuk menentukan kriteria masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah selama tiga bulan tersebut. “Untuk nilainya nanti masih menunggu SK dari Wali Kota termasuk siapa yang berhak untuk menerima bantuan tersebut,” ucapnya.

Ia berharap, program tersebut tentunya akan sangat membantu dalam mengurangi dampak kenaikan sejumlah bahan pokok seperti beras. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *