Kutim, Busam.ID – Dua santri Pondok Pesantren di Muara Wahau Kutai Timur (Kutim) dilaporkan tenggelam di Sungai Telen, Kecamatan Muara Bengkal, Kutim, Kamis (4/4/2024) sekitar pukul 09.00 Wita. Berdasarkan informasi dari saksi, kedua korban sedang mandi berenang di Sungai Telen. Saksi sempat diajak mandi bersama, namun ditolaknya. Saat pamit mandi, keduanya tak kunjung pulang hingga keesokan harinya.
“Saksi sempat diajak kedua korban untuk ikut mandi, namun ditolaknya. Namun saat pamit mandi tersebut keduanya tak kunjung pulang hingga keesokan harinya,” terang Koordinator Pos SAR Sangatta, Bongga Losong , Sabtu (6/4/2024).
Dikatakannya, pencarian dilakukan oleh pihak Ponpes, satu korban ditemukan meninggal dunia di sekitar Sungai Telen dan langsung dievakuasi. “Ahmad Rifqi masih belum ditemukan,” jelasnya.
Pos SAR Sangatta yang menerima informasi tersebut, Jumat (5/4/2024) sekitar pukul 20.30 Wita langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. “Tadi kita sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dan melakukan debriefing. Sesuai dengan renops, hari ini merupakan hari kedua pencarian korban yang belum ditemukan dengan radius 4 kilometer,” jelasnya.
Upaya pencarian kini tengah berlangsung, Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi. (zul)
Editor: M Khaidir


