Motor Ngadat Usai Diisi BBM, Pengendara di Samarinda Protes ke SPBU

Busam ID
Proses pengurasan BBM di tangki motor Scoopy yang mengalami kerusakan usai mengisi BBM jenis Pertamax di SPBU Jalan Urip Sumoharjo, Selasa (1/4/2025). Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy mendatangi sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo, Samarinda, Selasa (1/4/2025) malam.

Kedatangannya dilatarbelakangi oleh ketidakpuasannya setelah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax, yang mengakibatkan motornya mengalami kendala atau ngadat tak lama usai pengisian.
Pria yang diketahui bernama Juriansyah, warga Jalan Biawan Samarinda itu mengungkapkan kekecewaannya kepada pihak pengelola SPBU.

Ia menjelaskan setelah mengisi BBM senilai Rp35.000, motornya tiba-tiba mogok saat dalam perjalanan di sekitar kawasan Pasar Pagi. Situasi itu bahkan hampir menyebabkan dirinya tertabrak mobil dari arah belakang.

“Sebelum mengisi, indikator lampu BBM berkedip-kedip. Kemudian saya isi di SPBU ini karena memang sudah langganan. Namun saat berada di kawasan Pasar Pagi, motor saya ngadat,” terang Juriansyah.

Dia mengaku, kendaraan sepeda motornya yang lain juga mengalami kejadian serupa.
“Sehari sebelumnya, motor saya yang satunya juga mengalami kejadian yang sama, kemudian saya bawa ke bengkel, katanya kalau mau kuras-kuras sendiri saja. Kemudian saya pulang mengurasnya, memang lain warnanya, kayak model air putih-putih gitu,” tuturnya.
Ia berharap tanggungjawab atas kerusakan yang dialaminya kepada pihak SPBU maupun Pertamina.

“Nah, kalau yang rusak begini, siapa yang mau tanggungjawab? Kita beli bensin mahal-mahal,” tandasnya.

Menanggapi keluhan masyarakat terkait maraknya laporan kendaraan bermasalah setelah pengisian BBM, Kasat Reskrim Polres Samarinda, AKP Dicky Anggi Pranata, menyatakan pihaknya telah melakukan pengecekan di sejumlah SPBU di wilayah Samarinda.

Dari hasil pengecekan dengan menggunakan pasta air, Satreskrim Polresta Samarinda tidak menemukan adanya kandungan air, Pertamax maupun Pertalite.

“Malam hari ini kami kembali melakukan pengecekan di beberapa SPBU terkait keresahan masyarakat karena banyaknya kendaraan yang bermasalah setelah melakukan pengisian BBM. Ada beberapa tempat ini kami lakukan pengecekan, baik yang takaran sesuai Tera dan juga daripada beberapa kandungan,” jelas Dicky saat ditemui di lokasi SPBU yang didatangi Juriansyah.

Selain SPBU di Jalan Urip Sumoharjo, Unit Satreskrim Polresta Samarinda juga melakukan pemeriksaan di SPBU Jalan PM Noor. Dari kedua SPBU tersebut, Satreskrim Polresta Samarinda mengambil sampel BBM yang akan dikirimkan ke laboratorium untuk dilakukan pengujian kandungan. Proses pengujian diperkirakan akan memakan waktu sekitar enam hari. Sementara itu, terkait takaran pengisian, pihaknya telah melakukan pengecekan dan memastikan masih sesuai dengan standar yang berlaku.

“Kami juga menemukan dalam proses penyelidikan ada pelanggan yang komplain di SPBU. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat apabila memiliki keluhan-keluhan terhadap BBM dapat melaporkan kepada kami untuk kita lakukan penyelidikan lebih lanjut. Kita akan nanti mengecek seputar Samarinda, SPBU di seputar Kota Samarinda,” pungkasnya. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *