Samarinda, Busam.ID – Pengurus Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Samarinda memulai pelaksanaan Training Kader (TUNAS) 1 dan 2 sebagai langkah memperkuat pembinaan kader muda. Program ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam mencetak kader yang memiliki kemampuan kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta siap berkontribusi bagi masyarakat.
Pembukaan kegiatan dihadiri Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda Helmi Abdullah, Ketua PD TIDAR Kalimantan Timur Akhmed Reza Fachlevi, dan Ketua PC TIDAR Samarinda Ibnu Wahyudi. Sejumlah pengurus pusat TIDAR turut hadir memberikan materi, yakni Wakil Ketua Bidang OKK PP TIDAR Jhony Situmorang, Wakil Ketua Bidang OKK PP TIDAR Dibyo Gumelar, Ketua Bidang Kesenian dan Kebudayaan PP TIDAR Bagus Septyan Tri Pamungkas, serta Ketua Bidang PPP PP TIDAR Shalimar Anwar Sani.
Ketua PC TIDAR Samarinda, Ibnu Wahyudi, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan jantung organisasi yang harus terus diperkuat melalui pelatihan yang terstruktur.
“Melalui TUNAS 1 dan 2, kami ingin membangun kader yang tidak hanya memahami nilai-nilai organisasi, tetapi juga memiliki mental kepemimpinan, disiplin, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Kami berharap para peserta nantinya mampu menjadi penggerak positif di lingkungan masing-masing,” katanya.
Menurut Ibnu, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggotanya, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.
Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda, Helmi Abdullah, menyampaikan bahwa kader muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh.
“Ini adalah proses pembelajaran yang sangat penting. Gunakan kesempatan ini untuk menambah wawasan, memperluas relasi, dan membangun karakter kepemimpinan. Organisasi membutuhkan kader-kader yang siap bekerja, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua PD TIDAR Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi. Ia menilai pelaksanaan TUNAS menjadi salah satu program prioritas dalam meningkatkan kualitas kader TIDAR di seluruh Kaltim.
“Kami ingin kader TIDAR memiliki kapasitas yang mumpuni, baik dalam berpikir, berkomunikasi, maupun mengambil keputusan. Pembinaan yang berkelanjutan akan melahirkan kader yang solid dan siap menghadapi dinamika organisasi maupun tantangan pembangunan daerah,” ungkap Reza.
Sementara itu, Ketua Panitia M. Fajriansyah mengaku bersyukur pelaksanaan hari pertama berjalan lancar dengan partisipasi peserta yang tinggi. Menurutnya, antusiasme tersebut menjadi modal penting untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
“Sejak awal kegiatan hingga sesi materi berlangsung, peserta menunjukkan semangat yang luar biasa. Kami berharap seluruh rangkaian TUNAS 1 dan 2 berjalan sukses dan mampu menghasilkan kader-kader muda yang berkualitas serta siap mengembangkan organisasi di masa mendatang,” tuturnya.
Selama pelaksanaan TUNAS 1 dan 2, peserta akan mendapatkan berbagai materi, mulai dari penguatan organisasi, kepemimpinan, komunikasi politik, wawasan kebangsaan, hingga kewirausahaan. Melalui program ini, PC TIDAR Samarinda menargetkan lahirnya kader-kader muda yang berdaya saing, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi maupun pembangunan di Kaltim. (adit)
Editor: M Khaidir


