Samarinda, Busam.ID– Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyatakan komitmennya untuk mempercepat program elektrifikasi desa bersama PLN UID Kaltimra. Dukungan ini ditegaskan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dalam pertemuan dengan jajaran PLN pada Rabu (7/5/2025) lalu.
“Kita sangat mendukung rencana PLN untuk mengaliri listrik ke seluruh desa di Kaltim. Kita percayakan pelaksanaannya kepada PLN, dan Pemprov siap berkolaborasi penuh,” ujar Rudy.
Selain dukungan kelembagaan, Pemprov juga akan mempercepat pembangunan akses jalan ke desa-desa pelosok. “Kalau akses jalannya mulus, PLN tentu lebih mudah membangun jaringan. Pemerintah provinsi akan bantu peningkatan akses jalan ke desa-desa,” tambah Rudy.
General Manager PLN UID Kaltimra, Maria G.I. Gunawan, menyambut baik komitmen tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Gubernur Kaltim. PLN berkomitmen menghadirkan terang hingga ke seluruh pelosok. Kami telah menyusun roadmap pembangunan infrastruktur kelistrikan desa hingga 2027,”jelasnya.
Hingga Maret 2025, dari 1.038 desa di Kaltim, 930 sudah menikmati listrik PLN. Targetnya, 100% desa teraliri listrik pada 2027. Sejak lima tahun terakhir, PLN telah melistriki 143 desa dan meningkatkan rasio desa berlistrik (RDB) menjadi 89,60%.
“Sebanyak 295.147 pelanggan di 143 desa tersebut kini telah menikmati listrik PLN. Ini mendorong rasio elektrifikasi PLN di Kaltim mencapai 95,34%,” papar Maria.
PLN berkomitmen menjangkau desa-desa eksisting dan wilayah terisolasi yang masih mengandalkan listrik non-PLN.
“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk terus mendukung upaya PLN dalam menghadirkan akses listrik yang merata,” tutup Maria.(Adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir


