Rekayasa Lalin Saat Aksi 21 April, Polisi Siapkan Jalur Alternatif

Busam ID
Kompol La Ode Prasetya Fuad. Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID — Satuan Lalu Lintas Polresta Samarinda menyiapkan rekayasa lalu lintas (Lalin) di sejumlah titik strategis kota, menyusul rencana aksi penyampaian aspirasi oleh Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim pada Selasa (21/4/2026) mendatang.

Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetya Fuad, Sabtu (18/4/2026), mengatakan pengaturan arus kendaraan dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas warga sekaligus mengantisipasi kepadatan di sekitar lokasi aksi.

“Ada 2 titik utama kegiatan, yakni di kawasan Kantor DPRD Provinsi Kaltim dan Kantor Gubernur. Kami akan lakukan rekayasa lalu lintas menyesuaikan situasi di lapangan,” ujarnya.

Untuk area Kantor DPRD Provinsi Kaltim, rekayasa diberlakukan mulai pukul 08.00 hingga 12.00 Wita. Pengendara dari arah Jalan MT Haryono menuju Jalan Rapak Indah dialihkan melalui Jalan Tengkawang, Jalan Ulin, Jalan Kahoi, Jalan Teuku Umar hingga kembali ke Jalan Rapak Indah.

Sebaliknya, arus dari Jalan Rapak Indah menuju MT Haryono akan diarahkan melalui Jalan Teuku Umar, kawasan Perumahan Citra Griya, Jalan Adam Malik, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Meranti, Jalan Ulin, hingga Jalan Tengkawang.

Sementara itu, rekayasa Lalin di kawasan Kantor Gubernur Provinsi Kaltim akan dimulai pukul 12.00 Wita hingga aksi berakhir. Pengendara dari arah Jalan Yos Sudarso menuju Jalan Slamet Riyadi dialihkan melalui Jalan Niaga Timur, Jalan Pulau Sebatik, Jalan Imam Bonjol, Jalan Basuki Rahmat, Jalan KH. Abdul Rasyid, Jalan Bhayangkara, Jalan Pahlawan, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Letjen Suprapto, Jalan Juanda hingga Jalan Antasari.

Untuk arah sebaliknya, dari Jalan Slamet Riyadi menuju Yos Sudarso, kendaraan akan diarahkan melewati Jalan RE Martadinata, Jalan Gunung Cermai, Jalan Gunung Merbabu, Jalan Gunung Arjuna, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan KH Khalid, hingga Jalan Pangeran Diponegoro dan Jalan Perniagaan.

Polisi juga mengantisipasi kemungkinan penutupan total jalan, terutama di depan Kantor Gubernur di Jalan Gajah Mada, jika jumlah massa aksi membludak. Penutupan dapat terjadi di kedua jalur, termasuk pengalihan arus dari Simpang Kerang hingga Simpang Muara dan dari arah pelabuhan.

“Kami imbau masyarakat untuk menghindari ruas jalan terdampak dan memanfaatkan jalur alternatif. Berangkat lebih awal juga bisa menjadi pilihan agar tidak terjebak kemacetan,” ttambahnya (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *