Samarinda, Busam.ID- Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr. Wihaji meresmikan peluncuran nasional program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) di TPA Tunas Harapan, kawasan perkebunan sawit PT DSN Group, Muara Wahau, Kutai Timur, Selasa (27/5/2025).
“Tamasya dirancang sebagai inovasi pengasuhan yang terintegrasi, untuk membantu keluarga, khususnya orang tua bekerja agar tetap produktif tanpa mengabaikan tumbuh kembang anak,” ujar Wihaji.
Ia menegaskan, program ini hadir di tengah momentum bonus demografi Indonesia yang belum dimanfaatkan optimal.
“Tamasya hadir sebagai jawaban konkret, menghadirkan empat layanan utama,” katanya.
Empat layanan itu meliputi:
1. Peningkatan kompetensi pengasuh melalui kelas daring gratis dan SiBima Kelas BKB EMAS.
2. Pemantauan pertumbuhan anak secara berkala tiap bulan.
3. Pendampingan orang tua, termasuk edukasi parenting dan umpan balik pertumbuhan anak.
4. Layanan rujukan bagi anak yang memerlukan intervensi lanjutan.
Peluncuran dihadiri perwakilan lintas kementerian, termasuk Kemendagri dan Kementerian Sosial, serta dirangkai pengukuhan Duta Tamasya kepada Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan Ketua TP PKK Kutim Siti Robbiah oleh Wihaji.(Adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir


