Samarinda, Busam.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar jumpa pers bersama jurnalis dari berbagai media di Kaltim.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim, Jumat (29/8/2025) menghadirkan dua narasumber diantaranya Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal dan Kepala DPUPR-Pera Aji Muhammad Fitra Firnanda.
Adapun hal yang dibahas diantaranya terkait program gratispol yang merupakan inisiasi dari Gubernur Rudy Mas’ud dan Wagub Seno Aji terkait internet gratis, fasilitasi pembiayaan kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya terkait biaya administrasi perumahan dan SAKTI GEMAS aplikasi SAKTI (Satu Akses Kalimantan Timur)
Sementara itu, Nanda -sapaan akrabnya- mengungkapkan kabar baik bagi masyarakat Bumi Etam yang tengah berencana memiliki hunian. Melalui program GratisPol (Gratis Biaya Administrasi Perumahan), Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi menanggung subsidi biaya administrasi rumah hingga Rp 10 juta.
“Adanya bantuan biaya administrasi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat Kaltim yang bisa segera memiliki hunian layak dan nyaman tanpa terbebani biaya tambahan di awal,” ucapnya.
Masyarakat yang ingin memanfaatkan program ini hanya perlu mendaftar melalui pengembang perumahan yang telah bekerja sama dengan Pemprov Kaltim. Selanjutnya, pengembang akan mengajukan permohonan subsidi ke pemerintah sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Masyarakat dapat mengakses “Sikumbang”, berupa Sistem Informasi Kumpulan Pengembang yang diluncurkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendukung program rumah bersubsidi di Indonesia.
Aplikasi ini berfungsi sebagai platform terintegrasi yang menyajikan data rumah subsidi secara real-time, memungkinkan masyarakat untuk mencari rumah sesuai kriteria mereka, dan sebagai media promosi bagi para pengembang.
Selain memaparkan teknis alur pendaftaran, jumpa pers ini juga menjadi ruang klarifikasi agar informasi yang beredar di masyarakat seragam dan tidak menimbulkan kebingungan. Pemerintah menekankan bahwa program ini terbuka untuk seluruh warga Kaltim yang memenuhi syarat, bukan hanya bagi kelompok tertentu.
Melalui momentum jumpa pers ini, Pemprov Kaltim menaruh harapan besar agar GratisPol bisa menjadi langkah nyata dalam mewujudkan impian masyarakat memiliki rumah sendiri. Adapun empat bank yang sudah menandatangani Kerjasama diantaranya BTN, BTN Syariah, Mandiri, Bankaltimtara.
“Kami ingin menghadirkan kemudahan, bukan sekadar janji. Program ini adalah salah satu bukti bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat,” tutupnya.(Adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir


