Pemkot Balikpapan Tunggu Hasil Uji Laboratorium Kualitas Udara

Busam ID
Sudirman Djayaleksana. (Foto by Muhammad M)

Balikpapan, Busam.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menunggu hasil uji laboratorium terhadap kualitas udara menyusul keluhan masyarakat terkait debu di sejumlah wilayah. Hasil pemeriksaan tersebut diperkirakan baru diterima dalam waktu dua hingga tiga pekan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengatakan sampel udara telah diambil pada siang dan malam hari. Proses pengujian membutuhkan waktu karena analisis dilakukan secara menyeluruh di laboratorium.

“Hasil uji laboratorium memang belum keluar. Informasinya membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga minggu karena sampel diambil pada siang dan malam hari,” ujar Sudirman, Senin (6/7/2026).
Sembari menunggu hasil resmi, kata dia, indikasi awal menunjukkan kualitas udara masih berada di bawah ambang batas yang membahayakan kesehatan masyarakat. Meski demikian, pemerintah tetap menunggu hasil laboratorium sebagai dasar penetapan kondisi udara secara ilmiah.

“Indikasi sementara menunjukkan kualitas udara masih dalam batas normal atau ambang batas yang tidak berbahaya. Namun, untuk memastikan, kami tetap menunggu hasil resmi dari laboratorium,” katanya.

Selain melakukan pengujian kualitas udara, Pemkot Balikpapan juga menyiapkan tim kesehatan untuk memantau kondisi masyarakat sebagai tindak lanjut atas keluhan yang muncul.
Menurut Sudirman, langkah tersebut dilakukan agar setiap dampak yang dirasakan warga dapat segera ditangani sembari menunggu hasil uji laboratorium.

“Tim kesehatan sudah kami siapkan untuk melakukan pemantauan. Penanganan terus dilakukan secara cepat karena kami ingin memastikan kondisi masyarakat tetap aman,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemkot akan terus memantau perkembangan di lapangan. Hasil uji laboratorium nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan berikutnya apabila diperlukan. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *