Samarinda, Busam.ID – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud kembali memimpin Morning Briefing bersama Wakil Gubernur Seno Aji, Sekprov Sri Wahyuni, para asisten, dan pimpinan organisasi perangkat daerah (PD) di lingkungan Pemprov Kaltim. Kegiatan rutin itu berlangsung di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (2/9/2025).
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya para kepala OPD menyampaikan isu strategis, bukan teknis.
“Kepala OPD harus bicara strategis. Jangan tanyakan lagi hal teknis kepada kepala daerah. Hal teknis sudah selesai di level eselon 2 dan staf OPD,” tegasnya.
Ia menambahkan, koordinasi terbuka kapan saja bisa dilakukan, asalkan tujuannya untuk meningkatkan kinerja. Namun demikian, ia mengingatkan seluruh OPD agar disiplin menjalankan aturan.
“Pastikan semua sesuai SOP. Jangan keluar dari sistem, karena kalau keluar sistem pasti akan jadi masalah,” ujarnya.
Harum -sapaan akrabnya- juga menyinggung kondisi tekanan fiskal yang tengah dihadapi. Untuk itu, ia mendorong agar Kaltim tak lagi bergantung pada transfer pusat, tetapi mengubah pola pembangunan menuju kemandirian ekonomi.
Menurutnya, transformasi ekonomi dari basis sumber daya alam tak terbarukan menuju sumber daya terbarukan harus segera dijalankan. Termasuk memaksimalkan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, hingga pemanfaatan lahan eks tambang.
“Tidak ada yang tidak bisa kita lakukan asal direncanakan dengan baik. Kalau rencana tidak baik, sama saja kita sedang merencanakan kegagalan,” tegasnya.
Selain itu, Harum memberi perhatian khusus pada persoalan stunting, terutama di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser, yang masih mencatat angka tinggi. Ia meminta agar penanganan dilakukan lebih serius dengan program yang tepat sasaran.
Gubernur juga menegaskan pentingnya efisiensi belanja daerah.
“Belanja harus benar-benar berkualitas dan sesuai kebutuhan. Belanja yang pokok-pokok saja, bukan asesoris,” pesannya.
Ia menutup arahannya dengan mengingatkan bahwa setiap rupiah APBD harus memberi manfaat nyata bagi rakyat.
“Selalu saya sampaikan setiap briefing, belanjakan setiap rupiah APBD untuk kemanfaatan bagi masyarakat. Harus pro rakyat,” pungkasnya.(Adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir


