Samarinda, Busam.ID – Layanan Doctor on Call (DOC) 119 Samarinda terus mendapat kepercayaan warga. Hingga Agustus 2025, lebih dari 2.200 panggilan darurat telah diterima, naik signifikan dari tahun sebelumnya.
Administrator Kesehatan Madya sekaligus Koordinator DOC 119 Samarinda, Vetrisia, mengatakan tren ini menunjukkan masyarakat makin sadar menggunakan layanan darurat. “Masyarakat semakin familiar dengan 119, mereka tahu bisa diakses kapan saja, gratis, dan cepat,” ujarnya, Rabu (3/9/2025).
Tim medis DOC 119 siaga 24 jam dengan dukungan 30 tenaga, terdiri dari dokter, perawat, bidan, driver, dan admin. Armada ambulans juga dilengkapi fasilitas mini ICU, EKG, AED, oksigen, serta obat-obatan darurat. “Pertolongan pertama sudah bisa dilakukan maksimal sebelum pasien dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.
Selain evakuasi, DOC 119 juga melayani konsultasi medis melalui telepon untuk kasus non-darurat. Dokter atau perawat akan memberi arahan penggunaan obat yang tersedia di rumah pasien. “Kalau tidak perlu evakuasi, cukup konsultasi. Jadi tetap ada penanganan,” tambahnya.
Ia menekankan layanan ini sepenuhnya gratis sebagai program pemerintah. “Warga jangan ragu menghubungi 119. Semua layanan darurat maupun non-darurat tidak dipungut biaya,” tuturnya. (uca)
Editor: M Khaidir


