Samarinda, Busam.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan target ambisius untuk mencapai swasembada pangan hewani pada 2027.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, meminta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota agar bekerja keras merealisasikan target tersebut.
“Target swasembada beras kita di akhir 2026 semoga bisa tercapai, dan untuk swasembada pangan hewani, InsyaAllah akhir 2027 sudah bisa tercapai,” ucapnya belum lama ini.
Menurut Seno, kemandirian protein lokal menjadi syarat penting untuk mendukung program strategis pemerintah pusat, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai langkah konkret, Pemprov Kaltim mengandalkan Program Strategis Pengembangan Desa Korporasi Ternak (PDKT) yang akan menyasar 841 desa di seluruh Kaltim. Program ini diharapkan mampu memperkuat sentra peternakan lokal sekaligus meningkatkan produksi daging secara signifikan.
“Semua desa akan mendapatkan bantuan PDKT agar bisa tercapai kemandirian protein ke depannya. Terpenting, bantuan awal ini bisa berkembang dan dikontrol Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat,” jelasnya.
Meski optimistis, ia tak menampik bahwa tantangan yang dihadapi cukup besar. Kaltim masih harus memenuhi kebutuhan 17 ribu ton daging per tahun, baik daging merah maupun putih. Karena itu, Seno menekankan perlunya dukungan investasi swasta dan kemitraan melalui program CSR perusahaan di Kaltim.
“Untuk itu kita harus mempercepat progres swasembada ini, melalui kolaborasi bersama Dinas Peternakan Kaltim dan kabupaten/kota,” tutupnya.(Adit)
Editor: M Khaidir


