Samarinda, Busam.ID – Sekolah biasanya identik dengan anak muda. Tapi di Samarinda, ada Sekolah Lansia, tempat bagi mereka yang berusia di atas 60 tahun untuk kembali belajar. Lengkap dengan jenjang pendidikan ala universitas S1, S2, hingga S3.
Program tersebut dirancang agar warga Lansia tetap aktif dan berdaya. “Kami ingin para lansia tetap aktif, produktif, dan memiliki semangat hidup yang tinggi.
Mereka bukan hanya penerima manfaat, tapi juga subjek pembangunan keluarga,” ujar Kepala DPPKB Samarinda, Deasy Evriyani, Kamis (9/10/2025).
Sekolah lansia berlangsung dalam 12 kali pertemuan dalam sebulan. Setiap jenjang menyesuaikan tingkat pengetahuan dan aktivitas peserta. Materinya pun beragam, mulai dari kesehatan dan psikologi keluarga, hingga keterampilan sederhana yang bisa diterapkan di rumah.
“Pembelajarannya kami buat menyenangkan dan relevan. Ada materi dari DPPKB, Dinas Pendidikan, hingga organisasi lansia,” jelasnya.
Menurutnya, tak sedikit peserta yang datang bukan hanya untuk belajar, tapi juga untuk menemukan kembali makna hidup di usia senja. “Para peserta merasa seperti kembali muda karena bisa belajar dan bersosialisasi. Ada kebersamaan dan semangat positif yang luar biasa,” tuturnya.
Sebagai informasi pekan depan, DPPKB Samarinda akan menggelar wisuda bagi 125 peserta dari beberapa sekolah lansia. (uca)
Editor: M Khaidir


