Samarinda, Busam.ID – Arus Sungai Karang Mumus yang sangat deras memakan korban. Seorang remaja bernama Muhammad Fajar (18) dilaporkan hilang terseret arus saat berenang di kawasan Jalan Kesehatan Dalam RT 31, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kamis (23/10) sekitar pukul 16.30 Wita.
Korban sebenarnya diketahui mahir berenang itu hilang secara tiba-tiba ketika kondisi air sungai sedang deras-derasnya. Saat kejadian, Fajar berenang bersama 4 temannya, termasuk kakak iparnya Ahmad Fauzi (29) dan seorang teman perempuan bernama Sabrina (21).
Menurut keterangan Sabrina, mereka awalnya hanya berniat mengikuti aliran sungai. Ahmad menjadi yang pertama terjun ke air, disusul Sabrina, dan terakhir Fajar. Namun derasnya arus membuat Sabrina dan temannya memilih menepi lebih awal.
“Aku sudah enggak kuat, jadi menepi. Pas aku sudah naik, baru sadar kalau Fajar hilang,” tutur Sabrina.
Sementara Ahmad mengatakan, korban sudah beberapa kali berenang di lokasi yang sama dan dikenal pandai berenang. Namun, kali ini arus air jauh lebih kuat dari biasanya. “Airnya memang sangat deras. Saya aja berhenti karena enggak kuat. Saya sempat coba kejar dia, tapi tenaga sudah habis,” ungkapnya.
Ahmad menambahkan, sebelum kejadian dirinya sempat berpamitan untuk bekerja sebentar. Tak lama, ia mendengar teriakan korban yang meminta tolong karena sudah tidak kuat melawan arus. “Saya kejar-kejar, tapi pas di belokan sungai sudah enggak kelihatan,” ujarnya lemas.
Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang yang tiba di lokasi langsung mengumpulkan keterangan dari para saksi, termasuk Ahmad yang terakhir kali melihat korban. Sementara, Satpolairud Polresta Samarinda bersama warga melakukan penyisiran menggunakan kapal cepat dan perahu di sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, korban belum berhasil ditemukan. Proses pencarian akan kembali dilanjutkan, Jumat (24/10/2025) dengan melibatkan Pos SAR Samarinda dan Tim SAR Gabungan. (zul)
Editor: M Khaidir


