Air Mulai Menggenangi Perumahan Bengkuring Samarinda

Busam ID
warga terpaksa menggunakan perahu saat melintasi banjir di jalan Terong 4, Perumahan Bengkuring, Sabtu (25/10/2025). Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Ketinggian air banjir di Jalan Terong 3 dan Terong 4, Perumahan Bengkuring, Kelurahan Sempaja Timur, Sabtu (25/10/2025) terus meningkat. Selain mengkhawatirkan keselamatan anak-anak dan terganggunya fasilitas dasar, warga juga mengeluhkan belum adanya bantuan logistik dari pemerintah maupun relawan.

Salah seorang warga terdampak di Terong 4, Ani, mengatakan air mulai naik sejak Jumat (24/10/2025).
“Subuh tadi sempat naik, siang bertahan, dan sore ini bertambah naik lagi,” ujar Ani saat ditemui di kediamannya yang kini digenangi air.
Ani mengaku khawatir terhadap keselamatan anak-anaknya di tengah kondisi banjir yang semakin tinggi.

“Yang dikhawatirin ya tetap anak-anak lah,” katanya.
Selain keselamatan, fasilitas sehari-hari pun terganggu. Fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) sudah tidak dapat digunakan.

“Kalau untuk MCK sudah nggak bisa dipakai. Jadi terpaksa numpang ke tangga,” jelasnya.
Untuk beristirahat, Ani bersama keluarganya menyiapkan tempat tidur darurat dengan meninggikan lantai menggunakan panggung kayu di teras rumah.

“Tidur di panggung,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi hujan di wilayah hulu. Menurutnya, jika hujan turun di Pampang atau Sungai Siring bersamaan dengan di Bengkuring, genangan air akan semakin tinggi.

“Kalau di Pampang, Sungai Siring itu hujan, sini juga hujan ya bakal bertambah tinggi lagi,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga belum menerima bantuan logistik seperti nasi bungkus yang biasanya disalurkan saat banjir terjadi.
“Belum ada dari pemerintah maupun relawan yang memberikan bantuan seperti biasanya,” keluh Ani.

Menanggapi kondisi tersebut, Lurah Sempaja Timur, Yuliani, menjelaskan kawasan Bengkuring memang merupakan titik terendah di wilayahnya.
“Memang lokasi tersebut adalah titik terendahnya Bengkuring. Air pertama datang, lama menginap, dan paling lama surutnya,” terang Yuliani.

Ia menyebutkan, berdasarkan pemantauan, ketinggian air mulai naik lagi sekitar 5 sentimeter dengan kedalaman bervariasi hingga 70 sentimeter. Pihak kelurahan kini tengah memperbarui data warga terdampak untuk penyaluran bantuan.

“Kami minta RT untuk meng-update data warga terdampak. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan bidang Kesra Pemkot untuk penyaluran bantuan,” tutup Yuliani.
Selain di kawasan Terong, wilayah Kastela di Perumahan Bengkuring juga dilaporkan tergenang dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *