Samarinda, Busam.ID – Seorang pria dengan keterbelakangan mental bernama Muhammad Rian (20), warga Jalan H. Jahrah RT 13, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, dilaporkan hilang dan diduga jatuh ke Sungai Mahakam, Rabu (12/11/2025).
Hingga Kamis (13/11/2025) malam, korban masih belum ditemukan meski tim gabungan dari Pos SAR Samarinda, Polairud, dan masyarakat telah melakukan pencarian intensif di lokasi kejadian.
Informasi awal diterima dari Ketua RT 13, Rusdiansyah, yang melaporkan adanya salah seorang warganya yang diduga tenggelam di perairan Sungai Keledang.
Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, menjelaskan dari hasil keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat berada di area tambatan Speed Boat Senumpa di Gang Alhidayah, Jalan Bung Tomo.
“Saksi pertama, Andi (28), melihat korban berjalan ke arah tambatan sekitar pukul 15.30 Wita. Ia sempat naik ke atas speed boat, tapi setelah itu tidak terlihat lagi. Sekitar pukul 23.00 Wita, keluarga melapor karena korban belum pulang,” ungkap Mardi.
Sementara itu, saksi kedua, Budianysah (54), yang merupakan penjaga kapal di lokasi, menemukan sandal dan ponsel korban di sekitar jembatan tambatan. “Saat saya hendak mengecek kapal sekitar pukul 17.30 Wita, saya lihat sendalnya di jembatan dan HP-nya di buritan kapal bagian kiri,” jelasnya.
Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian dan tim SAR langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan saksi, mendata lokasi kejadian, serta menyisir perairan Sungai Mahakam menggunakan perahu karet dan peralatan selam.
Dari keterangan keluarga, korban diketahui mengalami keterbelakangan mental dan depresi ringan. Ia juga sering menghabiskan waktu di sekitar jembatan tambatan untuk memancing atau bermain sendiri.
“Hingga malam ini kami sudah menurunkan dua kru penyelam, namun sekitar pukul 19.30 Wita korban belum berhasil ditemukan. Operasi sementara kami tutup dan akan dilanjutkan besok pagi,” tutur Mardi. (zul)
Editor: M Khaidir


