Samarinda, Busam.ID – Di Samarinda, dari 14 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), baru 2 yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Meski demikian, Dinas Kesehatan Samarinda menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir, karena Pemkot telah menyiagakan Satgas di 26 Puskesmas.
Keberadaan Satgas berfungsi sebagai garda terdepan pemantauan kesehatan, mulai dari kesiapan dapur penyedia makanan hingga penanganan jika terjadi insiden.
“Dinkes bagian dari satgas. Namanya Tim Gerak Cepat, ada di 26 puskesmas dan tersebar di 10 kecamatan, jadi kalau misalnya ada keracunan, tim itu yang cepat turun,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr. Ismed Kusasih, Jumat (14/11/2025).
Ia menyampaikan, dalam situasi yang memerlukan respons medis lanjutan, Dinkes akan mengaktifkan dukungan dokter on call.
“Makanya memang harus kita akui, MBG ini karena program baru, jadi kita juga harus mempersiapkan, dan pemerintah daerah baru diminta dilibatkan setelah banyak kejadian,” tuturnya.
Kabid Kesmas Dinkes Samarinda, Rudi Agus Riyanto, menambahkan masyarakat aman mengonsumsi MBG. “Jadi masyarakat tidak perlu takut makan MBG di Samarinda karena kami melakukan pengawasan keamanan dan kesehatannya,” tuturnya. (uca)
Editor: M Khaidir


