Ortu Siswa SMKN 8 Samarinda Keluhkan Seragam Tak Kunjung Diterima

Busam ID
ilustrasi seragam putih abu-abu. Foto by parto.id

Samarinda, Busam.ID — Sejumlah orang tua (Ortu) siswa SMKN 8 Samarinda mengeluhkan belum diterimanya seragam sekolah lengkap, meski pembayaran telah dilunasi sejak awal tahun ajaran. Salah seorang wali murid kelas X yang enggan disebutkan namanya menyebut, dirinya sudah pernah mengkonfirmasi, namun hingga akhir semester ganjil persoalan itu belum terselesaikan.

Dia menceritakan, saat pendaftaran sekolah pada pertengahan tahun lalu, pihak sekolah meminta siswa membawa kelengkapan data sekaligus membayar paket seragam lengkap berikut atribut dengan uang tunai total Rp2.115.000. Pembayaran diwajibkan lunas di hari itu juga.

Namun saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), hanya sebagian kecil dari ratusan siswa yang menerima seragam putih abu-abu tersebut. “Seragam lain seperti olahraga dan atribut memang dicicil setiap bulan, tapi sampai hampir akhir semester ini seragam putih abu-abu belum juga kami terima,” ungkapnya, Kamis (27/11/2025).

Ia mengatakan sudah berkali-kali menanyakan ke sekolah, namun jawaban yang diterima tidak pernah jelas. Bahkan, nomor kontak guru yang sebelumnya menjadi penghubung para orang tua kerap berganti sehingga informasi terkait seragam semakin tidak menentu.

Berdasarkan data yang dihimpun, diperkirakan baru 4 dari 9 kelas yang menerima seragam lengkap itu.

“Anak-anak diwajibkan untuk menggunakan seragam putih abu-abu, sementara seragamnya belum diberikan. Terpaksa ada yang membeli lagi di luar dan ada juga yang meminjam seragam ke keluarga terdekat,” ucaapnya.

Para orang tua bahkan sempat berencana memviralkan masalah itu, tetapi seorang guru disebut meminta agar persoalan tersebut tidak dipublikasikan dulu. Orang tua pun menahan diri, namun hingga kini seragam belum juga dibagikan.

“Kami hanya ingin hak anak-anak dipenuhi. Semua sudah kami bayar lunas. Tidak semua orang tua mampu membeli seragam lagi. Kami hanya meminta kejelasan,” pungkasnya.

Busam.ID mencoba mengkonfirmasikannya langsung dengan mendatangi SMKN 8 Samarinda di Jalan Syahrani Dahlan Samarinda Seberang . Salah seorang guru menyarankan agar konfirmasi dilakukan langsung kepada kepala sekolah, karena yang memiliki kewenangan memberikan penjelasan resmi.

“Silakan konfirmasi langsung ke Kepala Sekolah. Beliau sedang cuti sampai 3 Desember 2025,” ujar guru tersebut singkat. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *