Samarinda, Busam.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda, Sabtu (29/11/2025) dini hari kembali membuat sejumlah kawasan terendam banjir. Contohnya di Jalan Sentosa dan Gang Kenangan, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang. Genangan air yang merendam kawasan itu membuat aktivitas sebagian warga lumpuh, sementara BPBD Kota Samarinda harus menurunkan 1 unit perahu untuk membantu warga melintasi area yang terdalam.
Sri Rohani, warga Gang Kenangan 2A, mengungkapkan banjir mulai naik sekitar pukul 07.00 Wita. “Mulainya tadi pagi. Airnya naik, terus sekarang sekitar pukul 10.00 Wita bertahan saja di situ. Nggak naik lagi, tapi juga nggak turun,” ujarnya.
Ia menyebutkan, jika banjir menyisakan banyak lumpur dan kotoran, ia harus membersihkan rumah dan gang. Sri juga mengungkapkan fenomena ini bukan yang pertama kali terjadi tahun ini. “Yang paling dalam itu bulan Mei kemarin. Di dalam rumah bisa segini,” ujarnya sambil menunjukkan tinggi genangan sampai selehernya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda, Suwarso, memastikan pihaknya telah melakukan pemantauan sejak pagi melalui Pusdalops. Tercatat 37 titik genangan tersebar di kawasan utara dan sebagian wilayah Samarinda Ulu.
Beberapa titik telah surut, seperti di Simpang 4 Sempaja, Jalan DI Panjaitan, dan Alaya. Namun, genangan terdalam masih berada di Jalan Kenangan, dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter. “Memang di sini sedang ada proyek penanganan banjir. Karena belum selesai, masih ada genangan di beberapa titik,” jelas Suwarso.
BPBD menurunkan 1 unit perahu jenis politelin untuk memfasilitasi warga yang hendak keluar masuk kawasan tersebut.
Dari hasil pantauannya, penyebab utama banjir berulang di Jalan Kenangan adalah penyempitan sungai yang membuat kapasitas aliran tidak mampu menampung debit air hujan dari kawasan Damanhuri.
“Akhirnya air melimpas ke jalan. Tapi dengan adanya proyek gorong-gorong baru di tengah jalan, air kelihatannya lebih cepat turun. Hanya saja proyeknya memang belum selesai,” paparnya.
Ia menambahkan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum masih dilakukan. “Insya Allah tahun depan dilanjutkan untuk menyelesaikan penanganan di Jalan Kenangan ini,” pungkasnya. (zul)
Editor: M Khaidir


