Keributan di Perumahan Gunung Lingai Samarinda, Pria Nyaris Diamuk Warga

Busam ID
Petugas Polsek Sungai Pinang saat mengumpulkan keterangan dari korban, Sabtu (7/3/2026) pagi. Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Suasana di Perumahan Griya Mukti Sejahtera, Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, mendadak tegang, Sabtu (7/3/2026) pagi. Seorang pria berinisial R nyaris menjadi bulan-bulanan warga setelah diduga mengamuk, berkata kasar, hingga mengancam tetangganya menggunakan senjata tajam.

Peristiwa itu bermula ketika Untung, pemilik warung sayur di sekitar lokasi, baru pulang dari pasar dan sedang menyusun barang dagangannya di depan rumah. Tiba-tiba, R datang dan berteriak-teriak sambil mengeluarkan kata-kata kasar.
“Waktu itu saya baru pulang dari pasar, lagi nyusun barang. Tiba-tiba dia teriak-teriak, bilang ‘anjing-anjing’. Kami tidak merespon apa-apa,” ujar Untung saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurutnya, situasi kemudian memanas ketika R mendekati rumahnya, menendang sepeda motor miliknya, bahkan memukul istrinya. “Istri saya dipukul pakai tangan, ditendang juga di bagian perut,” katanya.

Tidak berhenti sampai di situ, R sempat pulang ke rumahnya dan kembali membawa parang. Senjata tajam tersebut bahkan sempat dilempar ke arah rumah korban hingga mengenai kaca. “Dia sempat ambil parang lalu dilempar. Kacanya sampai pecah,” ungkap Untung.

Diduga, keributan tersebut dipicu kesalahpahaman lama terkait pembangunan tembok pembatas rumah. R juga menuduh Untung melempar sesuatu ke atap rumahnya, meski korban membantah tudingan tersebut.

“Katanya saya lempar atap rumahnya, padahal tidak. Soal tembok juga sebenarnya kami yang mengalah, bahkan lagi proses bikin tembok baru,” jelasnya.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan ke lokasi. Emosi warga sempat memuncak karena pelaku dinilai telah beberapa kali membuat keributan di lingkungan tersebut. Bahkan, menurut korban, malam sebelumnya R juga diduga melempar botol jualan pertalite milik Untung.
Korban pun akhirnya memutuskan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian karena merasa terancam.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Agus Setyawan membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan pelaku saat ini telah diamankan. “Korban sudah membuat laporan ke Mapolresta Samarinda dan pelaku sudah diamankan di Polres. Untuk motifnya masih dalam pendalaman,” singkatnya. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *