Samarinda, Busam.ID– H. Anderiy Syachrum resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur periode 2026-2030 dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kaltim yang digelar di Aula Kadrie Oening, Samarinda, Rabu (3/6/2026).
Terpilihnya Anderiy menandai dimulainya babak baru kepemimpinan KONI Kaltim dalam menghadapi berbagai agenda olahraga nasional, termasuk persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Anderiy mengatakan langkah pertama yang akan dilakukan adalah menyusun formatur kepengurusan baru. Sesuai ketentuan, proses tersebut diberikan waktu maksimal 30 hari.
“Yang jelas dalam waktu dekat kita menyusun formatur karena dikasih waktu maksimal 30 hari. Insya Allah mudah-mudahan bisa lebih cepat untuk membentuk kepengurusan,” ujarnya.
Menurut Anderiy, tantangan terbesar yang dihadapi dunia olahraga saat ini adalah keterbatasan anggaran pembinaan. Karena itu, salah satu fokus utama kepemimpinannya adalah membangun kemitraan dengan berbagai pihak agar pembinaan atlet tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah.
“Dari semua cabang olahraga, yang paling dibutuhkan pasti biaya. Jadi mungkin kemitraan dengan pihak lain, supaya kita tidak terlalu bergantung dengan fiskal pemerintah. Semoga ada jalan untuk bantuan dari pihak-pihak lain, baik bapak asuh, bapak angkat maupun sponsor,” katanya.
Ia menilai Kalimantan Timur memiliki banyak atlet berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional. Namun, potensi tersebut harus didukung dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan pendanaan yang memadai.
“Kita membina atlet, atlet kita bagus-bagus semua. Tapi kalau memang biayanya tidak ada, pasti mereka tertinggal dengan daerah lain. Kalau kita punya kemampuan dan dana yang cukup untuk membina, insya Allah kita yakin bisa berprestasi lebih besar,” tegasnya.
Terkait target prestasi, Anderiy berharap Kaltim mampu mempertahankan bahkan meningkatkan pencapaian pada PON mendatang. Ia menargetkan Kaltim minimal berada di posisi lima besar nasional.
“Kita punya target. Insya Allah mudah-mudahan kita lebih baik dibandingkan kemarin. Syukur-syukur bisa masuk tiga besar, dan paling tidak kita bisa bertahan di lima besar nasional,”ujarnya.
Mengenai program kerja yang telah disusun kepengurusan sebelumnya, Anderiy menyatakan akan melakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum menentukan langkah lanjutan. Namun, program yang dinilai baik dan relevan akan tetap dipertahankan.
“Mungkin rekan-rekan yang dulu bekerja sudah baik. Yang baik pasti kita pertahankan dan kita lanjutkan,”katanya.
Sementara terkait efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah, Anderiy mengaku masih menunggu pembahasan lebih lanjut bersama pengurus baru dan Dispora Kaltim, terutama dalam menyusun kebutuhan anggaran perubahan tahun berjalan.
“Untuk anggaran kita masih akan bahas bersama. Kita juga belum tahu berapa yang nanti disetujui dari usulan yang diajukan. Yang jelas, setelah kepengurusan terbentuk, itu akan menjadi salah satu prioritas yang dibahas,” pungkasnya.(Adit)
Editor: M Khaidir


