Samarinda, Busam.ID – Pemerintah Kota Samarinda berencana akan membuat lorong penghubung antara Pasar Pagi dan Masjid Raya. Jalur itu disiapkan sebagai akses pendekat bagi pedagang dan warga untuk menunaikan salat.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengatakan, Wali Kota Samarinda Andi Harun ingin suasana religius tetap terasa di kawasan perdagangan terbesar di Samarinda itu.
“Walaupun di situ ada mushala dan masjid, di atas nanti juga tetap disiapkan tempat salat. Tapi pedagang di lantai 3 ke bawah diharapkan salatnya di Masjid Raya saja,” ujarnya, Senin (27/10/2025).
Ia menjelaskan, lorong tersebut akan dibuat cantik dan nyaman dilalui pejalan kaki. “Kita akan buat jalur pendekat menuju Masjid Raya. Lorongnya tetap di bawah, bukan seperti jembatan penyeberangan. Dulu juga memang sudah ada, tapi nanti akan dibuat bagus dan estetikanya dapat, jadi bisa juga tempat foto-foto nanti,” jelasnya.
Selain itu, setiap lorong Pasar Pagi bakal dilengkapi pengeras suara agar suasana religius lebih hidup. “Kita berharap saat azan berkumandang, masyarakat dan pedagang bisa bergantian salat di Masjid Raya. Itu yang diinginkan Pak Wali,” tutupnya. (uca)
Editor: M Khaidir


