Samarinda, Busam.ID – Bocah berusia 6 tahun bernama Eziekel Jenoah Putra Sampurna, dilaporkan hilang dan diduga terseret arus parit di Jalan Malang, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda. Peristiwa terjadi, Senin (13/5/2025) sekitar pukul 15.00 Wita.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian, Eziekel masih terlihat makan di rumahnya. Ia kemudian berpamitan kepada ibunya untuk bermain dan diwanti-wanti agar tidak bermain terlalu lama. Namun, hingga sore, Eziekel tak kunjung pulang, yang kemudian memicu pencarian oleh pihak keluarga dan warga sekitar.
Saat melakukan pencarian, warga menemukan sepeda milik korban di dekat aliran Sungai yang diperkirakan memiliki lebar dan kedalaman sekitar 1 meter. Kuat dugaan, Eziekel terbawa arus dari saluran air yang saat kejadian sedang meluap akibat banjir di kawasan tersebut. Kendati demikian, belum ada saksi mata yang melihat langsung kejadiannya.
“Kalau melihat sepedanya berada di pinggir aliran sungai, kemungkinan korban ini terbawa arus,” terang Komandan Regu Operasi SAR, Ari Triyanto, Selasa (13/5/2025).
Pagi harinya, setelah air di lokasi kejadian surut, warga melakukan penyisiran di sekitar parit, namun korban belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan kemudian memperluas area pencarian hingga ke muara Sungai Mahakam, mencapai perkiraan jarak 2,7 kilometer dari lokasi awal.
“Kita fokus pencarian di sini dan sampai hari ini masih nihil,” ujar Ari Triyanto.
Sebagai upaya tambahan, bersama warga di dekat muara Sungai Mahakam berinisiatif memasang jaring dengan harapan korban dapat tersangkut. “Namanya upaya dari warga, sama-sama pasang jaring di situ,” imbuhnya. Kekhawatiran muncul lantaran arus di muara sungai tersebut sangat deras.
Pukul 18.00 Wita, operasi pencarian dihentikan sementara. Rencananya, pencarian akan kembali dilanjutkan, Rabu (14/5/2025) pagi dengan fokus area yang lebih luas, menyisir aliran Sungai Mahakam dengan harapan Eziekel segera ditemukan. (zul)
Editor: M Khaidir


