Samarinda, Busam.ID – Dalam rangka mendukung pengembangan pertanian ramah lingkungan, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) baru saja menggelar pelatihan pertanian olah bahan ramah lingkungan. Kegiatan diselenggarakan di UPTD Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) di Samarinda.
Dari gelaran ini para perwakilan petani dari berbagai kecamatan dibekali pengetahuan dan keterampilan kepada petani dalam menerapkan pertanian organik yang lebih berkelanjutan. Salah satu peserta pelatihan, Yusuf Setia Budi yang berasal dari Kecamatan Muara Jawa, mengungkapkan harapan besar terhadap kegiatan ini.
“Dengan adanya pelatihan ini, saya berharap kita bisa benar-benar menerapkan pertanian organik,” ujarnya pada Jumat (8/11/2024).
Yusuf mengungkapkan pentingnya beralih ke pertanian organik untuk menjaga kesehatan tanah dan meningkatkan produktivitas pertanian dalam jangka panjang. Ia tak menampik hampir sebagian besar produksi pertanian di daerahnya memang masih mengandalkan bahan-bahan kimia.
“Awalnya memang hasilnya bagus, tapi lama-kelamaan tanah menjadi rusak dan hasil panen menurun,” jelasnya.
Ia pun berharap, melalui pelatihan ini, para petani swadaya dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk menerapkan teknologi organik dalam budidaya tanaman. “Dan saya juga berharap dengan penggunaan bahan-bahan organik mampu mengembalikan kesuburan tanah dan menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat dan berkualitas,” pungkasnya. (adi/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


