Diduga Malu, Bayi Hasil Hubungan Gelap Hendak Dibunuh

Busam ID
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli saat memberikan keterangan, terkait kasus perempuan yang berniat menghabisi bayi yang baru dilahirkannya, Selasa (12/9/2023). Ft. Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID -Diduga malu karena bayinya hasil hubungan gelap, seorang wanita di Samarinda Seberang hendak membuang darah daging yang baru saja dilahirkannya, dengan cara menggorok pakai pisau cukur. Beruntung si bayi masih diberi umur panjang, sehingga aksi keji sang ibu yang stress, tidak sampai melenyapkan nyawanya. Sang bayi masih hidup dan saat ini dalam kondisi stabil di bawah penanganan medis.

Kejadian sadis ibu menggorok bayinya ini, terjadi di Samarinda Seberang Kelurahan Sungai Keledang, Selasa (12/9/2023) kira-kira pukul 02.00 WITA dini hari.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli dikonfirmasi kejadian ini membenarkan. Ary mengatakan, bayi malang yang berjenis kelamin perempuan itu, saat ini dalam perawatan intensif tim medis Rumah Sakit IA. Moeis.

“Tadi kira-kira pukul 04.00 WITA, Polsek Samarinda Seberang menerima laporan adanya seorang bayi yang mengalami insiden atau niatan dilukai dari seorang perempuan yang tak lain ibunya sendiri,” terang Ary Fadli.

Menerima informasi tersebut, jajaran Polsek Samarinda Seberang langsung mendatangi lokasi dan ternyata bayi maupun perempuan yang ingin melukai anaknya tersebut sudah dilarikan ke rumah sakit.

“Setelah dicek di rumah sakit ternyata benar seorang bayi atau janin yang baru dilahirkan mengalami luka robek di bagian leher,” terangnya.

Setelah diselidiki dengan mengumpulkan keterangan saksi, diperoleh info jika perempuan itu belum lama melakukan perbuatannya hendak menggorok si jabang bayi. Kejadiannya beberapa menit setelah dia melahirkan.

“Perempuan ini ternyata sedang hamil 9 bulan dan dia ke kamar mandi setelah mengeluh sakit perut. Ternyata di kamar mandi dia mengalami pendarahan hingga keluar bayi atau janin dari perutnya,” terang Ary Fadli.

Dijelaskan jika perempuan itu panik lantaran bayi yang baru saja dilahirkannya, merupakan hasil hubungan gelap dengan sang pacar. Perempuan itu lantas mengambil pisau pencukur alis, untuk melukai leher bayi yang masih merah itu.

“Kondisi bayi terakhir terpantau selamat dan tertolong. Saat ini masih dalam perawatan,” ujarnya.

Sementara perempuan yang merupakan ibu kandungnya, sebab mengalami pendarahan ikut dirawat di rumah sakit yang sama, terpisah dari sang bayi.

“Ibunya saat ini masih dipantau perkembangan kesehatannya karena mengalami pendarahan,” terangnya.(Zul)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *