Dinihari Si Jago Merah Lalap 4 Rumah Kayu di Jl Elang

BusamID
Dinihari Si Jago Merah Lalap 4 Rumah Kayu di Jl Elang. Foto Istimewa

Samarinda, Busam.ID – Tengah terlelap tidur, warga Jl Elang RT 15, 18 dan 19 Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang, Rabu (01/12/21) dinihari sekitar pukul 02.00 Wita mendadak terbangun oleh teriakan “kebakaran..kebakaran..kebakaran” dari warga sekitar yang masih terjaga. Warga yang dekat dengan lokasi kebakaran lantas bersiap mengevakuasi barang-barang mereka yang berharga. Sementara warga lain yang rumahnya agak jauh dari loaksi kebakaran segera menghubungi pihak Damkar Kota Samarinda agar mendatangkan mobil pemadam ke lokasi.

Tak lama, satu buah mobil Damkar Kota Samarinda tiba di lokasi. Sayangnya pada saat kedatangan satu unit mobil Damkar itu, satu rumah asal api sudah rata dengan tanah. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 Wita itu, dengan kerja keras Tim Damkar dan relawan serta warga sekitar, berhasil dipadamkan setelah menghabiskan empat bangunan terdiri satu warung sembako, satu rumah makan serta dua bangsalan.

Dinihari Si Jago Merah Lalap 4 Rumah Kayu di Jl Elang. Foto Istimewa

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Sekdisdamkar) Kota Samarinda Makmur Santoso yang dikonfirmasi usai kejadian menjelaskan, saat timnya dibantu sejumlah relawan tiba di lokasi, satu unit rumah sudah terbakar habis. Api segera menjalar ke bangunan di sebelah-sebelahnya hingga sedikit menyulitkan Tim Damkar menjinakkan si jago merah.

“Total ini ada empat bangunan yang terbakar. Semuanya berbahan kayu,” terang Makmur.

Makmur mengakui pihaknya agak terlambat dalam pemadaman kebakaran di Jl Elang ini, dilatari kondisi medan yang bergang sempit sehingga hanya memungkinkan satu unit mobil Damkar masuk ke lokasi. Alhasil tiga unit mobil Damkar lainnya yang sedianya ikut menyemprot dan memadamkan api, hanya bisa mem-back up rekannya yang sudah di dalam. Mereka memasok air ke satu unit mobil Damkar yang lebih dulu tiba di lokasi.

“Kami akui agak kesulitan di lapangan ketika proses pemadaman kebakaran. Karena minimnya persediaan air serta jalan masuk ke lokasi yang terhalang gapura, mengakibatkan mobil Damkar yang bertangki besar tidak bisa masuk ke lokasi kebakaran, sehingga hanya menyuplai air untuk mobil Damkar yang sudah lebih dulu di TKP,” jelas Makmur.

Kurang lebih satu jam, setelah bejibaku bersama semua tim relawan, akhirnya api bisa dipadamkan hingga tidak memakan korban rumah lebih banyak. Dari data yang dihimpunmedia ini, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran. Dengan berjibaku bersama semua relawan, kurang lebih satu jam api berhasil dipadamkan.

“Kurang lebih satu jam baru bisa kita kuasai apinya. Ke-empat bangunan itu yang kena. Semuanya hangus. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” imbuh Makmur. (kn/tw/an)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *