Dishub Samarinda Rinci Rencana Angkutan Umum Berbasis Jalan yang Diinginkan

BusamID
Hotmaralitua Manalu. Ft by Dok. Ryan/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda terus mengembangkan konsep angkutan umum berbasis jalan yang ramah lingkungan untuk menjawab tuntutan perkembangan transportasi modern di Kota Samarinda.

Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengungkapkan bahwa rencana ini melibatkan tujuh trayek utama dan enam trayek pendukung.

Namun, tantangan utama adalah aspek keuangan yang diperlukan untuk menunjang rencana tersebut.

Untuk mengatasi ini, Manalu menawarkan konsep “buy the service,” mengikuti konsep yang telah diterapkan oleh Kementerian Perhubungan.

“Jika kita membeli bus, maka akan ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan, seperti pengadaan operator, pemeliharaan, rekrutmen driver, manajemen pengelolaan, juga perlu ditetapkan standar operasional pelayanan (SOP),” ungkap Hotma pada Busam.ID, Selasa (26/9/23) via Whatsapp.

Sementara jika mengikuti konsep “buy the service,” pihaknya akan membayar sekitar Rp20 ribu per kilometer kepada operator.

Diakui Hotma, pihaknya sudah melakukan pemaparan rencana tersebut kepada Wali Kota Samarinda Andi Harun.

Ia menyatakan bahwa keputusan akhir akan dibahas lebih lanjut di internal Pemkot Samarinda.

Andi Harun menginginkan pemahaman yang lebih mendalam sebelum memberikan persetujuan.

“Konsepnya nanti seperti Trans Yogya, bus kecil saja. Kalau Trans Jakarta terlalu besar,” papar Hotma.

“Nantinya, bus yang direncanakan ini dapat menampung hingga 40 penumpang dan dilengkapi dengan GPS yang akan menghitung panjang perjalanan untuk menghitung bayaran kepada operator, per kilometer,” jelas Hotma.

Meskipun Samarinda dikenal dengan lalu lintas yang padat, bus ini akan menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas yang ada tanpa lintasan khusus.

Rencana angkutan umum berbasis jalan ini terus berkembang, dan warga Samarinda menantikan keputusan akhir dari Pemkot mengenai langkah selanjutnya dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. (Ryan)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *