Samarinda, Busam.ID – Beberapa tabung elpiji 12 kilogram di sebuah pangkalan gas di Jalan Sentosa, Kecamatan Sungai Pinang, kedapatan kurang isi saat Pemkot Samarinda melakukan inspeksi mendadak (sidak), Rabu (10/12/2025). Wakil Wali Kota, Saefuddin Zuhri, bersama unsur Forkopimda menimbang tabung-tabung itu langsung di lokasi.
Hasilnya, berat total beberapa tabung berada di bawah standar. Dengan berat kosong 15,1 kilogram, dan tabung terisi penuh mestinya mencapai sekitar 27,1 kilogram. Namun di lapangan, ada tabung yang kurang hingga 1 kilogram dari seharusnya.
“memang ada kekurangan, dan itu masih harus kita dalami. Berat tabung kosong itu 15,1 kilogram. Saat ditimbang tadi, juga ada tabung bekas yang mungkin masih menyisakan sedikit gas, jadi beratnya bisa berbeda,” ungkap Saefuddin.
Ia menyebut temuan ini masih harus dihitung ulang karena ada ambang batas toleransi. Pemeriksaan juga akan diperluas hingga ke SPBE sebagai pemasok.
“Untuk berat totalnya, kisaran normalnya memang sekitar 27,1 kilogram. Ada ambang batas toleransi yang harus dihitung, dan itu yang akan kita pastikan,” pungkasnya. (uca)
Editor: M Khaidir


