Samarinda, Busam.ID – Berbagai upaya dilakukan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dalam meningkatkan kualitas pertanian. Salah satunya diwujudkan dalam pelaksanaan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (Gerdal OPT) khususnya untuk penggerek batang dan hama putih pada tanaman padi di Desa Segihan, Kecamatan Sebulu.
Penanggung Jawab Gerdal OPT, Taufik mengatakan bahwa mekanisasi dalam pertanian akan semakin berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman. Sehingga hal inilah yang menjadi tantangan bagi pemerintah, untuk mengenalkan para petani tentang penggunaan teknologi modern di sektor pertanian.
“Yang dulunya hanya menyemprot dengan tangki hands prayer, sekarang sudah bisa pake drone remote control. Yang dulunya panen padi pakai sabit, sekarang sudah pake combine dan banyak lagi mekanisasi pertanian yang merambah di kehidupan masyarakat tani,” kata Taufik Senin (25/11/2024).
Ia menyebut, perkembangan zaman yang semakin maju merupakan tantangan bagi sektor pertanian apalagi Kukar akan dijadikan sebagai swasembada pangan untuk Kalimantan Timur (Kaltim)
“Kami akan coba diskusikan ke Kepala Desa terkait sapras (sarana dan prasarana) dan lainnya,” sebuntya.
Sementara itu, Kepala Desa Segihan, Hendra berkomitmen akan siap menyiapkan anggaran dari Dana Desa dalam rangka pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Langkah tersebut, dilakukan untuk mendukung warga tani di Desa Segihan agar terus berkembang serta maju.
Sebab, sektor pertanian merupakan pembangkit ekonomi andalan di Desa Segihan. Sehingga dari beberapa masukan yang menjadi kebutuhan para petani, akan menjadi catatan bagi pihaknya untuk memasu
“Kami akan tampung masukan mereka sementara. Karena dana desa hanya dapat memenuhi kebutuhan pupuk subsidi, mesin pertanian berskala kecil, embung kecil dan sarana produksi pertanian lainnya yang disediakan melalui BUMDes Segihan,” pungkasnya. (ody/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


