Hemat dan Nyaman, Pemudik ke Hulu Banyak Pilih Gunakan Transportasi Kapal

Busam ID
Kapal Putra Mahakam Indah yang masih bersandar di Dermaga Sungai Kunjang sebelum berangkat dari Samarinda menuju Melak Kutai Barat (Kubar), Selasa (16/12/2025). Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai terasa di Pelabuhan Sungai Kunjang, Selasa (16/12/2025). Sejumlah pemudik banyak yang memilih menggunakan transportasi kapal menuju daerah hulu, salah satunya ke Kabupaten Mahakam Ulu, dengan alasan lebih hemat dan mengurangi kelelahan perjalanan darat.

Gerson, salah seorang pemudik, mengaku perjalanan kali ini dimanfaatkan untuk liburan sekaligus pulang kampung merayakan Nataru bersama keluarga. Mahasiswa asal Mahakam Ulu itu mengatakan, mudik saat Nataru sudah menjadi rutinitas tahunan yang selalu ia lakukan.
“Ini liburan dari kampus sekalian Natal dan Tahun Baru. Setiap tahun memang pulang,” ujar Gerson.

Menariknya, tahun ini Gerson baru pertama kali memilih mudik menggunakan kapal. Selain faktor biaya yang lebih terjangkau, perjalanan sungai dinilainya memberi waktu istirahat yang cukup dibandingkan jalur darat. “Lebih hemat dan juga bisa mengurangi capek di jalan. Jadi bisa sambil istirahat,” jelasnya.

Sementara Nakhoda Kapal Putra Mahakam Indah, Mulya Rahman, mengungkapkan adanya kenaikan jumlah penumpang menjelang Nataru. Meski belum terlalu padat, peningkatan penumpang tercatat sekitar 30 persen dibanding hari biasa.

“Tapi kalau dibanding tahun sebelumnya, masih belum terlalu ramai. Mungkin nanti mendekati hari libur puncak,” katanya.
Pada keberangkatan kali ini, kapal mengangkut sekitar 100 hingga 110 penumpang, di luar kendaraan. Kapal berangkat pukul 07.00 Wita dan diperkirakan tiba di tujuan sekitar pukul 03.00 dini hari.

Terkait keselamatan, pihak kapal memastikan seluruh prosedur telah dipenuhi. Mulya menegaskan keselamatan penumpang menjadi tanggung jawab utama kru kapal. “Keselamatan kami jaga penuh. Radio, HT selalu aktif, dan perlengkapan safety lengkap,” tegasnya.
Untuk tarif penumpang, Mulya menyebut harga masih normal. Tiket kelas ekonomi dibanderol Rp150 ribu, sementara kelas atas Rp180 ribu. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *