Samarinda, Busam.ID– Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim) Ririn Sari Dewi memberikan penjelasannya terkait isu yang ramai di media sosial (Medsos) terkait anggaran perjalan dinas (Jaldis) Dispar Kaltim yang mencapai Rp1 miliar di tahun 2025.
Ririn membantah tegas kabar tersebut, dirinya memastikan informasi itu tak benar atau hoaks. Menurutnya, total anggaran perjalanan dinas Dispar Kaltim pada tahun 2025 hanya sekitar Rp300 juta, jauh di bawah angka yang disebutkan itu.
“Gak tahu ya dia ambil datanya dari mana, tapi yang jelas nilainya tidak sampai Rp1 miliar. Anggaran tahun kemarin memang belum kena rasionalisasi, tapi tahun ini totalnya sekitar Rp300 juta saja,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (28/10/2025).
Ririn memaparkan, 1 kegiatan Jaldis rata-rata hanya menelan biaya sekitar Rp36 juta, misalnya untuk kegiatan table top meeting dengan pelaku usaha pariwisata atau asosiasi travel.
“Sekali berangkat itu hanya sekitar Rp36 juta. Total setahun juga sekitar Rp300 juta, enggak sampai Rp900 juta apalagi Rp1 miliar,” paparnya.
Ia melanjutkan, kegiatan perjalanan dinas tidak hanya untuk promosi pariwisata, tetapi juga mencakup pendampingan, fasilitasi, dan pembinaan terhadap pelaku industri pariwisata di berbagai daerah.
“Kalau dilihat di DPA kami juga tidak ada nilai sebesar itu. Jadi saya pastikan berita soal anggaran perjalanan dinas Rp1 miliar itu hoaks,” tegasnta.
Dirinya pun menyayangkan penyebaran informasi tanpa verifikasi yang dilakukan sejumlah pihak di media sosial.
“Datanya kan ada di kami, tapi kami juga tidak tahu mereka dapat dari mana. Mereka juga tidak pernah wawancara ke kami,” tutupnya. (adit)
Editor: M Khaidir


