Jembatan Achmad Amins Sudah Bisa Dilintasi Unit Ambulan

Busam ID
Uji coba lintas portal kendaraan ambulan di Jembatan Achmad Amins Jumat (11/8/2023). Ft. Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Menanggapi keluhan dari puluhan sopir ambulan relawan Kota Samarinda terkait pemasangan portal di Jembatan Achmad Amins yang dinilai kurang tinggi hingga membuat ambulan emergency tidak bisa melintasinya, Dinas Perhubungan Kota Samarinda bertindak cepat berkoordinasi dengan pihak PUPR Kota Samarinda.

Sejak dilayangkannya surat permohonan perubahan ketinggian portal oleh Dishub ke PUPR Kota Samarinda, tepatnya hari Kamis (10/8/2023) petang hingga malam, portal tersebut akhirnya diubah dengan ketinggian 2,4 meter.

Kepala Dishub Kota Samarinda, Hotmarulita Manalu mengatakan, Jumat (11/8/2023) sudah mengerahkan anggotanya untuk melakukan pemeriksaan ketinggian portal yang sudah diubah oleh PUPR Kota Samarinda.

“Saat ini portal di Jembatan Achmad Amins sudah terpenuhi ketinggiannya 2,4 meter,” terang Manalu kepada awak media.

Manalu mengatakan, pemasangan portal ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap keselamatan pengguna jalan yang melintasi Jembatan Achmad Amins tersebut.

Petugas Dishub Kota Samarinda saat melakukan pengukuran tinggi portal di Jembatan Achmad Amin sisi Sambutan Jumat (11/8/2023). Ft. Zulkarnain

“Hal ini semua kita lakukan demi keselamatan pengguna jalan, karena sampai saat ini dari Balai Keselamatan Jembatan dan Jalan belum memberikan informasi sampai sejauh mana kekuatan jembatan tersebut,” ujar Manalu.

Diimbau kepada masyarakat khususnya pengguna jalan, kendaraan angkutan barang tidak diperkenankan melewati jembatan tersebut.

Manalu menegaskan, kendaraan roda 6 ke atas dilarang melintas Jembatan Achmad Amins, termasuk kendaraan Dinas DLH, Damkar dan BPBD yang merupakan kendaraan tangki yang sudah terpabrikasi.

“Itu kan kendaraan truk semua yang keluar dari pabrik , kalau kita mengakomodir portal agar bisa dilewati oleh kendaraan Dinas DLH, Damkar dan BPBD, pasti otomatis kendaraan truk lainnya juga akan bisa masuk,” terangnya.

Manalu berharap agar kendaraan truk dapat mencari jalur alternatif lainnya.

Di tempat terpisah, Relawan Sengkotek, Sugiharto yang melakukan uji melintas ambulannya mengatakan, setelah portal tersebut ditinggikan, ambulan miliknya bisa melintas.

“Kalau kondisi portal sekarang sudah lebih tinggi dari sebelumnya, unit emergency ambulan kita sudah bisa lewat,” terangnya.

Sugiharto menjelaskan, Jembatan Achmad Amin kerap dilintasi oleh kendaraan, baik dari Samarinda bahkan luar Samarinda.

“Setiap hari selalu ada melintasi jembatan ini, baik dari Sanga-Sanga yang menuju Samarinda ataupun ambulan Palaran bahkan dari kota juga ada yang melintas saat menuju RS I.A. Moeis,” terangnya.

Mewakili sopir ambulan relawan lainnya, Sugiharto mengatakan tidak perlu memutar lagi jika ingin menjemput atau mengantarkan pasien.

“Kalau melewati Jembatan Mahakam harus menempuh jarak lebih jauh lagi,” tutupnya. (Zul)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *