Samarinda, Busam.ID – Kondisi gelap di Jembatan Mahkota II Samarinda bukan disebabkan kerusakan lampu, melainkan kabelnya dicuri. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda memastikan sebagian besar lampu masih dalam kondisi baik.
“Kita cek, lampunya masih bagus. Yang hilang kabelnya. Ini murni pencurian karena dicongkel,” ucap Plt Kabid Prasarana Dishub Samarinda, Ayatullah, saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, kabel yang dicuri berada di sisi luar jembatan dan posisinya relatif mudah dijangkau. Begitu 1 jalur kabel dipotong, dampaknya langsung ke banyak lampu.
Total lampu yang terdampak cukup banyak. Dishub mencatat, lampu sorot 260 watt terdampak sebanyak 32 titik, lampu sorot 480 watt sebanyak 28 titik, serta penerangan jalan umum (PJU) sekitar 20 unit. “Kabel 1 dipotong, jalur berikutnya ikut mati. Itu yang jadi kendala utama,” ujarnya.
Dishub saat ini tengah menyiapkan laporan resmi ke kepolisian. Ayatullah menegaskan, kasus pencurian kabel bukan pertama kali terjadi dan sebelumnya sudah ada pelaku yang diproses hukum.
“Kami laporkan supaya jelas ke publik, ini bukan karena kelalaian. Kerugiannya ditaksir sekitar Rp200 juta, masih kami hitung detail,” katanya.
Menurutnya, proses perbaikan tidak sederhana karena posisi kabel berada di pinggir jembatan dan membutuhkan penanganan khusus serta koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku pemilik konstruksi jembatan. “Ini kontruksi mereka jadi kita harus koordinasi, dan laporkan dulu,” tutupnya. (uca)
Editor: M Khaidir


