Lembaga Adat Paser Siap Kawal Pembangunan IKN

BusamID
LAP ketika memberikan siaran persnya mendukung IKN di PPU. IST

Balikpapan, Busam.ID – Lembaga Adat Paser (LAP) mendukung sepenuhnya dan siap mengawal proses pembangunan dan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kalimantan bersatu-padu mengawal Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN, untuk segera terlaksana baik,” kata Ramsyah ketua LAP, Senin (15/8/2022).

Untuk itu, menurutnya, LAP beserta unsur Forkopimda Kecamatan Sepaku telah mengadakan forum silaturahmi dengan mengundang seluruh tokoh adat Paser di Kecamatan Sepaku untuk berkoordinasi sekaligus berdiskusi guna menyamakan persepsi dukungan terhadap pembangunan IKN.

Ia menerangkan, dalam forum tersebut lahir 5 poin pernyataan bersama dukungan dari seluruh tokoh adat Paser dalam wadah LAP.
Pertama, mendukung penuh keputusan Presiden Republik Indonesia bersama DPR-RI yang telah menetapkan dan mengesahkan UU IKN baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PP, Provinsi Kaltim.

Kedua, mendukung penuh Kepala Otorita IKN dalam menjalankan tugasnya untuk melaksanakan persiapan, pembangunan, dan pemindahan IKN, serta penyelenggaraan Pemerintahan Daerah khusus IKN.

Ketiga, Masyarakat Adat Paser khususnya Kecamatan Sepaku siap mengawal dan menjaga proses pembangunan serta percaya penh kepada TNI dan POLRI menjaga stabilitas keamanan selama proses pembangunan IKN.

Keempat, mengakui eksistensi kelestarian dan perlindungan adat istiadat Masyarakat Adat Paser Kecamatan Sepaku serta memberi ruang partisipasi dalam pembangunan Ibu Kota Negara di wilayah Kecamatan Sepaku.

Dan kelima, memastikan pembangunan IKN akan tetap mengedepankan konsep pembangunan hijau danpertumbuhan berkelanjutan yang tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup. (man)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *