Samarinda, Busam.ID -Ternyata masih banyak warga Samarinda yang memiliki mobil namun tak memiliki garasi di rumahnya. Kondisi demikian, acap kali warga yang tak punya garasi di rumahnya itu, lantas memarkirkan mobilnya di pinggir jalan sehingga memicu kemacetan.
Pemerintah Kota Samarinda, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyikapi serius masalah ini. Pemkot menyarankan, warga yang memilki mobil namun tak punya garasi agar mendaftar parkir berlangganan sebesar Rp500 Rb per bulan. Biaya parkir berlangganan itu disetorkan langsung ke kas daerah, sehingga turut membantu pengumpulan PAD yang akan digunakan Pemkot dalam proses pembangunan daerah.
Dalam penelusuran yang dilakukan selama dua malam terakhir, pada 10 September hingga 11 September 2023, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan (LLAJ) Dishub Samarinda, Hotmaralitua Manalu, menyaksikan sendiri bahwa banyak mobil diparkir di pinggir jalan depan rumah-rumah warga, yang menyebabkan penyempitan badan jalan.
“Kemarin kita menyusuri salah satu lokasi yang menjadi sorotan, di Jalan Hidayatullah. Di mana saat kami telusuri, ada 15 mobil ditemukan parkir di badan jalan,” ucap Didi.
Dalam upaya mengatasi masalah ini, Dishub Samarinda mengambil inisiatif dengan memasang stiker parkir berlangganan pada mobil-mobil tersebut.
“Stiker tersebut berisi himbauan kepada pemilik mobil agar membayar retribusi parkir tahunan sebesar Rp 500 ribu per tahun. Nanti pihak pemilik mobil kemudian datang ke kantor Dishub untuk dilakukan pendaftaran dan uangnya masuk ke kas daerah,” paparnya.
Pihak Dishub menegaskan bahwa jika pemilik mobil tidak mendaftarkan kendaraannya untuk parkir berlangganan, maka akan ada konsekuensi yang harus dihadapi.
“Ada konsekuensinya, diderek mobilnya atau bannya kita gembosin,” tambah Didi.
Langkah-langkah ini dipandang perlu oleh pihak Dishub untuk menertibkan parkir sembarangan yang berdampak terhadap penyempitan badan jalan, sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda.
“Selain itu, kami berharap tindakan ini akan mendorong masyarakat untuk lebih mempertimbangkan memiliki garasi terlebih dahulu sebelum membeli mobil,” tutup Didi. (Ryan)
Editor : A Risa


