Pelantikan HIPPI Kaltim Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Daerah

Busam ID
Pengurus DPD HIPPI Kaltim masa bakti 2025–2030 mengucapkan sumpah jabatan saat prosesi pelantikan, Sabtu (1/11/2025). Foto by Uca/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – 44 pengurus Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPD HIPPI) Kaltim resmi dilantik untuk masa bakti 2025–2030, Sabtu (1/11/2025). Itu menandai langkah baru dalam memperkuat peran pengusaha lokal dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah di tengah pesatnya perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ketua Umum DPD HIPPI Kaltim, dr. Montik Dewi Rahayu, menegaskan, pelantikan tersebut bukan sekadar seremonali, melainkan awal dari gerakan nyata memperkuat ekonomi pribumi, khususnya di Kaltim.

“Amanah ini luar biasa. Pengusaha di Kaltim sangat banyak, dan saya harap kita bisa berkolaborasi serta bersinergi agar pengusaha lokal bisa menjadi pemenang, bukan hanya di daerah tapi juga di tingkat nasional,” ujarnya.

Montik mengungkapkan sejumlah program kerja yang akan dijalankan pasca-pelantikan, mulai dari koordinasi dengan lembaga keuangan untuk memperluas akses permodalan hingga pelatihan peningkatan kapasitas bagi anggota.

“Kami ingin HIPPI menjadi rumah besar bagi pengusaha lokal. Akan ada pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi lintas bidang usaha agar setiap anggota bisa tumbuh bersama,” katanya.

Ketua Dewan Pertimbangan HIPPI Kaltim, Nidya Listiyono, menilai HIPPI memiliki potensi besar untuk memperkuat sinergi dunia usaha dengan berbagai pemangku kepentingan di Kaltim.

“Tentu HIPPI harus bisa bersinergi dengan seluruh stakeholder. Ekonomi Kaltim sedang tumbuh positif, dan HIPPI bisa menjadi motor untuk menarik investasi serta mendorong kolaborasi yang sehat antar pelaku usaha,” ujar Tyo, sapaan akrabnya.

Dukungan juga datang dari Ketua Umum DPP HIPPI, Erik Hidayat, yang menegaskan organisasi HIPPI lahir dari semangat nasionalisme ekonomi sejak berdirinya pada 17 Agustus 1970.

“HIPPI lahir dari rahim nasionalisme ekonomi. Kita ingin pengusaha pribumi jadi pemain utama di negeri sendiri, bukan penonton,” tuturnya.

Dalam struktur organisasi yang ditetapkan, dr. Montik Dewi Rahayu dipercaya memimpin sebagai Ketua Umum, didampingi Muhammad Reza Fadhillah FDJ sebagai Sekretaris Jenderal, dan Zaidan Jauhari sebagai Bendahara Umum, dan pengurus lainnya. (uca)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *