Kukar, Busam.ID –Pergi memancing bersama 4 orang temannya, Slamet Surono (55) dilaporkan tenggelam saat perahu ketinting yang mereka gunakan dihantam ombak di Perairan Muara Sanga-sanga Kutai Kartanegara, Minggu (1/10/2023) sekira pukul 15.00 Wita.
Menurut keterangan Bariyani (58), salah seorang teman korban yang tertulis dalam release Basarnas Balikpapan, kejadian bermula Bu kira-kira pukul 12.30 Wita, saat 5 orang mengendarai perahu ketinting dari tambak milik Ansar yang berada di Mangkubur Desa Sepatin Kecamatan Anggana Kabupaten Kukar.
“Kami rencananya usai memancing, dari tambak Ansar di Sepatin Anggana hendak pulang menuju Kelurahan Bantuas Kecamatan Palaran,” terang Bariyani Senin (2/10/2023).
Namun saat tiba di lokasi kejadian, perahu yang mereka tumpangi dihantam gelombang hingga tenggelam dan masing-masing orang berusaha menyelamatkan diri.
“Saat dihantam gelombang dari sisi kiri dan kanan, air masuk ke dalam perahu dan kemudian perahu tenggelam,” terangnya.
Tidak lama, datang 2 perahu ketinting lainnya untuk menyelamatkan para korban, namun Slamet Surono warga Jalan Perumahan Sumalindo Kecamatan Samarinda Seberang itu sudah menghilang. Diduga Slamet tidak bisa berenang sehingga terhisap arus sungai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Balikpapan, Melkianus Kotta melalui Kasi Ops Basri mengatakan, setelah menerima informasi kejadian sekitar pukul 21.20 Wita pihaknya langsung mengerahkan Tim Rescue USS Samarinda ke lokasi kejadian.
“Sekira pukul 22.55 WITA Tim Rescue USS Samarinda tiba di lokasi dan berkoodinasi dengan pihak berwenang serta keluarga,” terang Basri.
Operasi SAR yang melibatkan Tim Rescue USS Samarinda, Polairud Polres Kutai Kartanegara, Polsek Sanga-Sanga, Relawan Damkar Kecamatan Sanga-sanga, warga dan keluarga korban akan bergerak melakukan pencarian korban.
“Pagi ini usai Debriefing tim SAR akan melakukan penyisiran di seputaran lokasi korban dilaporkan tenggelam,” tutupnya. (Zul)
Editor : A Risa


