Kukar, Busam.id – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (RI) terus mengukir prestasi sebagai agen perubahan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan mendorong terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penguatan hak asasi manusia dan kesetaraan.
Dalam rangka memperkuat budaya literasi, Perpustakaan Nasional bekerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar kegiatan bertajuk “Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat untuk Kesejahteraan” dengan tema “Literasi untuk Kesejahteraan”.
Kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Bupati Kukar pada Sabtu (11/11/23) ini merupakan langkah konkret untuk mengajak masyarakat lebih aktif dalam membaca dan meningkatkan pemahaman terhadap isu-isu pembangunan.
Acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, antara lain Muhammad Syarif Bando sebagai narasumber utama, serta sambutan dari Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasinya terhadap kerjasama ini sebagai upaya bersama menciptakan masyarakat yang literat, cakap, dan berdaya saing.
Narasumber lainnya melibatkan tokoh-tokoh terkemuka seperti Sekretaris PD. GPMB Kaltim, Taufik, Rektor Universitas Kutai Kartanegara, Prof. Dr. Ir. Ince Raden, MP dan Dra. Sri Sumekar, M.Si, Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional RI.
Mereka memberikan wawasan dan pengetahuan dalam upaya peningkatan literasi masyarakat.
Kepala DPK Kaltim, Muhammad Syafranuddin, menekankan pentingnya kerja sama antara instansi terkait dalam mendukung literasi masyarakat.
“Kami percaya bahwa peningkatan literasi adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dan berkembang,” katanya.
Melalui langkah-langkah seperti ini, Perpustakaan Nasional RI terus berkomitmen untuk memajukan budaya literasi di seluruh Indonesia, mempercepat pencapaian SDGs, dan menciptakan masyarakat yang lebih berpengetahuan dan berdaya saing. (ADV/ONE/DPKKALTIM)
Editor: Tri W


