Polisi Masih Fokus Penanganan Kedua Korban Kebakaran

Busam ID
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo saat memberikan konfirmasi terkait kebakaran pabrik smelter nikel PT Kalimantan Ferro Industry atau KFI di Kelurahan Pendingin Kecamatan Sanga-Sanga Kutai Kartanegara, Kamis (12/10/2023) di Mapolda Kaltim. Ft. Fuad Ikbal Berita Satu

Samarinda, Busam.ID –Jasad korban kebakaran pabrik smelter nikel PT Kalimantan Ferro Industry atau KFI di Kelurahan Pendingin Kecamatan Sanga-Sanga Kutai Kartanegara, yang berada di kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Syahrani, Rabu (12/10/2023) pagi sekira pukul 10.00 Wita dibawa ke RS Bhayangkara Balikpapan.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo saat memberikan konfirmasi di ruangannya mengatakan, saat ini sudah melakukan pemanggilan sejumlah saksi yang berada di lokasi ketika terjadi musibah kebakaran tersebut.

“Saksi-saksi sudah diambil keterangan tapi hanya beberapa orang saja dan belum bisa semuanya,” terang Yusuf Sutejo kepada awak media.

Saat ini pihak Polda Kaltim masih fokus dalam penanganan korban yang mengalami luka bakar dan korban yang meninggal dunia.

“Kita masih fokus dengan penanganan korban. Untuk korban yang meninggal dunia akan kita lakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara karena itu sudah menjadi prosedur kami. Jika ada suatu kejadian dan ada mayat akan dilakukan autopsi,” urainya.

Kondisi lokasi pabrik smelter nikel PT Kalimantan Ferro Industry atau KFI Kelurahan Pendingin Kecamatan Sanga-Sanga Kutai Kartanegara Kamis (12/10/2023). Ft. Asho TV One

Sementara Yusuf Sutejo menambahkan, pihaknya juga terfokus dengan korban yang saat berada di RSUD Abdul Wahab Syarani akibat luka bakar.

“Akan dilakukan tindakan operasi di Rumah Sakit di Samarinda terhadap korban selamat,” terangnya.

Dikatakan, Polda juga akan berkoordinasi dengan Kepala Kantor Imigrasi untuk menghubungi Direktorat Jendral Imigrasi yang ada di Jakarta serta keluarga korban yang meninggal.

“Sambil kita berkoordinasi apakan nanti korban yang meninggal dunia akan dimakamkan di sini atau akan dikirim ke negaranya,” ucapnya.

Disinggung mengapa harus dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Balikpapan, Yusuf Sutejo mengungkapkan karena Polda Kaltim mempunyai dokter forensik.

“Makanya mau diautopsi di sini,” ucapnya. (Zul)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *