Samarinda, Busam.ID –Mendukung program ketahanan pangan, Polresta Samarinda melakukan penanaman jagung serentak di sejumlah titik, salah satunya di lahan seluas 12 hektare (ha) di kawasan Sungai Siring, Jalan Poros Samarinda-Bontang, Rabu (9/7/2025).
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengatakan kegiatan merupakan lanjutan dari 2 kuartal sebelumnya yang dinilai berhasil. Dalam pelaksanaan kali ini, lahan bekas tambang yang tidak lagi aktif dimanfaatkan sebagai lokasi tanam, bekerja sama dengan pihak perusahaan.
“Alhamdulillah, kuartal satu dan dua hasilnya memuaskan. Di kuartal tiga ini kita manfaatkan lahan lebih luas, khususnya 12 hektare di Sungai Siring, yang merupakan bekas lahan tambang milik PT Wanaharita dan PT Puspa Juwita,” jelasnya.
Selain Sungai Siring, penanaman jagung juga dilakukan di beberapa lokasi lain, yaitu 3 hektare di Samarinda Seberang, 1 hektare di Ulu, 1 hektare di Palaran, dan 1 hektare di Sambutan. Total lahan yang digarap dalam kuartal ketiga ini mencapai 18 hektare.
Untuk mendukung produktivitas, Polresta Samarinda menggandeng mahasiswa dari Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (Unmul) dalam hal pendampingan teknis, pengawasan, hingga evaluasi pola tanam.
“Mereka kita libatkan karena memiliki keahlian dan pengalaman akademik yang bisa meningkatkan kualitas penanaman,” tambah Hendri.
Sebanyak 80 kilogram bibit jagung telah disiapkan dan akan ditanam secara bertahap. Dengan kebutuhan sekitar 16–18 kilogram per hektare, bibit tahap awal akan digunakan untuk menggarap sekitar 5 hektare lahan terlebih dahulu.
Polresta juga berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kota Samarinda, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), serta kelompok tani lokal untuk mendukung pembibitan dan perawatan selama masa tanam. Penanaman diharapkan tuntas sebelum pertengahan September 2025. (zul)
Editor: M Khaidir


