Samarinda, Busam.ID – Keributan antara 2 tetangga di Jalan Bung Tomo Gang Abdul Hamid, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, berujung ancaman menggunakan benda yang diduga senjata tajam.
Seorang pria berinisial WI (42) kini diamankan polisi setelah diduga mengancam tetangganya saat berada dalam pengaruh minuman keras. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (13/9/2026) sekitar pukul 18.25 Wita.
Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Iswanto, Selasa (22/9/2026) mengatakan persoalan bermula ketika korban sedang berada di dalam rumah dan mendengar suara batu menghantam dinding.
“Lemparan batu itu disebut terjadi berulang kali. Dari luar rumah, korban juga mendengar pelaku melontarkan sejumlah makian. Korban yang tidak mengetahui persoalan tersebut kemudian membalas perkataan pelaku,” terang Iswanto.
Situasi semakin memanas ketika WI mendekati korban. Saat itu, korban melihat pelaku mengambil sesuatu dari pinggangnya yang diduga merupakan senjata tajam.
“Pelaku langsung mendekati korban, kemudian mengeluarkan sesuatu dari pinggangnya yang diduga sajam,” kata Iswanto saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026).
Benda tersebut kemudian diarahkan kepada korban. Pelaku bahkan melontarkan ancaman akan menghabisi korban. Namun, situasi berubah setelah sejumlah warga berdatangan ke lokasi.
Diduga karena melihat warga mulai berkumpul, pelaku kemudian membuang benda yang digunakan untuk mengancam korban ke arah semak-semak.
Petugas kepolisian yang menerima laporan warga kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan WI.
Menurut Iswanto, dari keterangan korban, kejadian serupa disebut pernah terjadi ketika pelaku dalam kondisi mabuk.
“Dari keterangan korban, setiap kali mabuk memang selalu melakukan hal yang sama,” ujarnya.
Saat menjalani pemeriksaan, WI juga mengakui telah mengancam korban menggunakan benda yang diduga senjata tajam.
Meski demikian, polisi masih melakukan pencarian terhadap benda tersebut karena hingga kini belum ditemukan.
“Pelaku mengakui perbuatannya telah mengancam korban dengan benda yang diduga sajam. Tetapi barang buktinya masih dilakukan pencarian,” pungkas Iswanto.(Zul)
Editor: M Khaidir


