Samarinda, Busam.ID -Antisipasi dampak banjir terus digarap Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui jajaran OPD-nya yang terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Satu lokasi rawan banjir di poros Cendrawasih-Remaja, diantisipasi Pemkot dengan cara memperbaiki saluran parit/drainase di Jl Gelatik.
Saluran drainase/parit di Jl Gelatik merupakan jalur pembuangan air dari kawasan Cendrawasih dan sekitarnya. Proyek peningkatan saluran parit di Jl Gelatik, saat ini sudah mencapai progres rampung 80 persen. Proyek saluran parit yang dikerjakan Pemkot di Jl Gelatik itu sepanjang 155 meter. Volume pekerjaan drainase itu, hanya seperlima dari keseluruhan panjang parit yang mencapai 750 meter.
Kepala DPUPR Samarinda, Desy Damayanti, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR Samarinda, Hendra Kusuma menyatakan, target rampung proyek peningkatan saluran drainase di Jl Gelatik itu, diharapkan tercapai pada awal September mendatang.
“Pekerjaan ini telah dimulai sejak 13 Juni lalu, menggabungkan anggaran dari APBD Pemkot Samarinda tahun 2023 sebesar 3,3 miliar rupiah. Saat ini, proyek tersebut sudah mencapai tahap akhir kelar 80 persen,” jelas Hendra pada Busam.ID, Jumat (25/8/23).
Selain itu, Rosnayadi Novida, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PUPR, menjelaskan, bahwa ketika pekerjaan selesai, saluran drainase yang melintasi Jalan Gelatik akan memiliki spesifikasi lebih baik.
“Dengan lebar mencapai 4 meter dan ketinggian 2,5 meter, saluran drainase ini nantinya akan difinishing menggunakan cor beton kelas K250. Langkah ini diambil untuk memastikan keberlangsungan dan daya tahan saluran drainase dalam menghadapi curah hujan yang tinggi,” papar Yadi.
Pemkot dalam hal ini DPUPR berharap, upaya peningkatan saluran drainase di Jl Gelatik ini dapat memberikan manfaat besar bagi kawasan sekitar Jalan Gelatik.
“Walaupun pada tahun ini, pekerjaan peningkatan drainase di Jl Gelatik baru sebagian, mudah-mudahan di tahun depan dapat dituntaskan setidaknya ada penambahan. Hingga bertahap akhirnya selesai peningkatan drainase sepanjang 750 meter,” papar Yadi.
“Dengan adanya perbaikan yang signifikan ini, kami berharap bahwa banjir yang selama ini menjadi masalah serius di kawasan tersebut dapat diminimalisir bahkan dihilangkan,” jelasnya.
Langkah konkret ini sejalan dengan komitmen Pemkot untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan warga dari ancaman banjir.
Dengan pekerjaan yang sudah memasuki tahap akhir, warga sekitar Jalan Gelatik dan masyarakat Samarinda keseluruhan dapat melihat manfaat dari upaya serius Pemkot Samarinda dalam menghadapi masalah banjir. (Ryan)
Editor : A Risa


